Jual Daster Batik

Jual Daster Batik

Tanamanmu, Rezekimu !


Sobat yang baik hati, apa kabar dengan tanamanmu di rumah ?
Apakah tumbuh subur dan berkembang sehingga meneduhkan halaman pekarangan rumah kita..?
Sungguh berbahagialah orang-orang yang sepenuh hati merawat tanamannya. Karena, Allah akan berikan ganjaran pahala yang berlipat ganda tak terputus meski nyawa meninggalkan jasad. Keberuntungan dan kebahagiaan senantiasa menyertai

Tentu sobat pernah mendengar hadis Nabi  :
إِذَا مَاتَ اْلإِنْسَانُ‏‎ ‎انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ‏‎ ‎مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ‏‎ ‎صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ‏‎ ‎يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ‏‎ ‎صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah seluruh amalannya, kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah (yang mengalir pahalanya), ilmu yang dimanfaatkan, dan anak shaleh yang mendo’akan kebaikan baginya.” [HR. Muslim dalam Kitab Al-Washiyyah (4199)].
Sedekah jariyah menurut penafsiran para ahli ilmu banyak macam dan jalannya, seperti membuat sumur umum, membangun masjid, membuat jalan atau jembatan, menanam tumbuhan baik berupa pohon, biji-bijian atau tanaman pangan, dan lainnya

Jadi, menanam dan merawat tanaman dengan baik dikategorikan sebagai sedekah dan amal jariyah. Soal tanaman ini, Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- bersabda,



مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا‎ ‎أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا فَيَأْكُلُ‏‎ ‎مِنْهُ طَيْرٌ أَوْ إِنْسَانٌ أَوْ‏‎ ‎بَهِيمَةٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ بِهِ‏‎ ‎صَدَقَةٌ
“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon atau menanam tanaman, lalu burung memakannya atau manusia atau hewan, kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya.” [HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab AL-Muzaro'ah (2320), dan Muslim dalam Kitab Al-Musaqoh (3950)]
Seorang muslim yang menanam tanaman tak akan pernah rugi di sisi Allah -Azza wa Jalla-, sebab tanaman tersebut akan dirasakan manfaatnya oleh manusia dan hewan, bahkan bumi yang kita tempati. Tanaman yang pernah kita tanam lalu diambil oleh siapa saja, baik dengan jalan yang halal, maupun jalan haram, maka kita sebagai penanam tetap mendapatkan pahala, sebab tanaman yang diambil tersebut berubah menjadi sedekah bagi kita. 

Kata Rosulullah:
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا‎ ‎إِلَّا كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ‏‎ ‎لَهُ صَدَقَةً وَمَا سُرِقَ مِنْهُ‏‎ ‎لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَ‏‎ ‎السَّبُعُ مِنْهُ فَهُوَ لَهُ‏‎ ‎صَدَقَةٌ وَمَا أَكَلَتْ الطَّيْرُ‏‎ ‎فَهُوَ لَهُ صَدَقَةٌ وَلَا‎ ‎يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلَّا كَانَ‏‎ ‎لَهُ صَدَقَةٌ
“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya, maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya.” [HR. Muslim dalam Al-Musaqoh (3945)]



Subhanallah sungguh mulia orang yang perhatian terhadap tanaman. Jadi ingat dengan petani . Pasti pahalanya luar biasa. Di tengah terik mentari, mereka telaten menyiangi sawahnya sampai melahirkan bulir-bulir padi yang sehat untuk diolah menjadi beras dan nasi. Petani buah, sayur-sayuran, dan sebagainya yang tiap hari kita konsumsi.  Pahalanya akan mengalir selama pohon dan tanaman itu masih ada.

Saking besarnya manfaat bertanam dalam suatu riwayat Rosulullah mengingatkan :
إِنْ قَامَتْ السَّاعَةُ وَبِيَدِ‏‎ ‎أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنْ‏‎ ‎اسْتَطَاعَ أَنْ لَا يَقُومَ حَتَّى‎ ‎يَغْرِسَهَا فَلْيَفْعَلْ
“Jika hari kiamat telah tegak, sedang di tangan seorang di antara kalian terdapat bibit pohon korma; jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah.” [HR. Ahmad dalam Al-Musnad (3/183, 184, dan 191), Ath-Thoyalisiy dalam Al-Musnad (2068), dan Al-Bukhoriy dalam Al-Adab Al-Mufrod (479). Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (no. 9)]

Seorang pengusaha sukses yang gemar tanaman juga pernah mengatakan, jika bisnismu ingin maju, pelihara dan rawatlah tanaman yang ada di rumahmu dengan baik. Jangan sampai mereka menjadi seonggok batang kayu yang rapuh.  Kamu selalu ingin rezekimu dijamin keberkahannya oleh Allah, maka mulailah merawat tanamanmu dengan baik. Mari kita lebih memperhatikan kehidupan tanaman kita !

Nah, suamku yang sedang berbisnis, mencoba menerapkannya, Alhamdulillah bisnis ekspedisi suami saya berjalan lancar dan berkah :)


0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas masukan dan komentarnya.