Jual Daster Batik

Jual Daster Batik

Rice Cooker Philips Bikin Enak dan Sehat Nasimu

Ngomongin rice cooker saya jadi teringat dengan ibu saya. Pasalnya, ibu yang sampai saat ini tinggal bersama kami kerap sekali mengeluhkan soal rice cooker. Katanya bikin nasi nggak enak, cepat basi, rasanya hambar, de el el. Sampai akhirnya kami pernah memutuskan kembali lagi memasak nasi dengan cara konvensional. Onggokan bangkai berbagai merek rice cooker kami yang sudah rusak  kini menjadi saksi bisu yang siap dijual ke penjual barang bekas keliling :). 

Pak Bondan Winarno, Ibu Maria Simanjuntak, Marketing Manager Domestic Appliances Philips Personal Health Indonesia dan Jasper Westerink, General Manager Philips Personal Health Indonesia dalam prosesi peluncuran rangkaian rice cooker terbaru Philips di The Hall Senayan City, Jakarta (30/9). Sumber foto : doc Philips


Awalnya kami pakai rice cooker itu lantaran tetangga yang nawarin kreditan rice cooker. Semula,  keluarga kami selalu memasak nasi dengan cara tradisional. Beras dicuci, direbus sampai mendidih, diaronin hingga tanak (dikukus). Proses menjadi nasi memakan waktu kurang lebih 1 jam. Ngaronin aja bisa menelan waktu 45 menit, belum lagi harus berpindah panci. 

Hhehe rada nggak praktis juga sih, tapi orang tua saya lebih senang begitu. Katanya nasinya enak, legit, tidak cepat basi. Apalagi kalau berasnya yang bagus, aromanya langsung membangunkan selera makan. Nasinya  kalau mau digoreng,  pas, nggak lembek, nggak keras. Tapi kalau kita lagi meleng saat memasak, karena  keasyikan mengerjakan sesuatu atau tiba-tiba fokus kita berganti, siap-siap deh nasi bisa gosong saat diaronin atau air dalam panci habis kelamaan digodok sebelum nasi aron masuk. Heheh itu pengalaman yang sering kami alami, terutama saya yang suka sambil-sambilan kalau lagi ngerjain pekerjaan dapur. Tiba-tiba bau hangus menyergap dari arah dapur wkwkwk...

MC Mbak Novita Angie tengah memandu Pak Bondan meracik 3 menu nasi :Nasi Tutug Oncom, Nasi Ulam Betawi, dan Nasi Cakalang. Sumber foto : doc Phillips


Nah, ceritanya begitu tetangga nawarin rice cooker dengan kredit, apalagi disertai demo masak, jadilah ibu saya tergoda menggunakan rice cooker. Praktis banget. Ya iyalah beda jauh  dengan cara konvensional. Helooo... Tetapi seiring dengan kami menggunakan rice cooker, ibu saya pun sering mengeluh : rasa nasinya tidak enak, hambar, cepat basi, warna nasinya menguning, tidak merata matangnya, dan kering di bagian atasnya. 

Ibu saya pandai memasak masakan Indonesia, lidahnya sensitif banget kalau ada yang kurang. Dan, tersangkanya pasti menurut ibu saya adalah nasinya yang tidak enak hehhe. Ya juga sih, nasinya hambar. Malah tidak jarang aromanya tidak enak. Namun, dengan alasan kepraktisan waktu itu, kami tetap memilih rice cooker meski  berganti merek. Memang, kami membeli pada harga yang tidak mahal sih hehehe jadi nggak awet kali ya xiixxi jadi malu.



           Hasil racikan nasi Pak Bondan Winarno. Nasi ini langsung diambil dari rice cooker Philips.

 Ya sudah, daripada nikmat makan jadi berkurang karena nasi yang tidak enak, kami memutuskan sementara waktu tidak memakai rice cooker sampai menemukan rice cooker yang bagusApalagi begitu tahu warna nasi menguning yang disebabkan tergoresnya lapisan bawah anti lengket rice cooker itu ternyata berbahaya karena mengandung karsinogenik, hmm praktis kami off pakai rice cooker. Memang cara konvensional sekali lagi nggak praktis, tetapi demi nasi enak dan sehat, kami rela deh :).

Rice Cooker Philips, Solusi Memasak Nasi Enak dan Sehat


Sajian nasi dari berbagai daerah di Festival Nasi Indonesia

Philips menelurkan rice cooker ? wahhh jadi penasaran ketika ada undangan dari Kumpulan Emak Blogger untuk menghadiri peluncuran rice cooker Philips #PhilipsRiceCooker yang bertema  festival nasi Indonesia di The Hall Senayan City (Rabu, 30 September 2015). Kebetulan, saya sedang mencari-cari rice cooker yang bagus. Repot juga harus mengaronkan nasi dulu. Waktu lebih lama, dan  lumayan boros gas hehhe.

Soal kualitas, Philips memang juaranya sih. Bukan iklan nih, tetapi emang bener. Harga tidak bisa dibohongi. Philips memegang kepercayaan itu pada konsumennya. Harga sebanding dengan kualitas yang diberikan. Di rumah, seluruh lampu menggunakan Philips, setrikaan, blender dan sekarang kipas angin. Awet. Dan, kayaknya mau coba juga rice cooker Philips begitu mendengarkan presentasi. 



Dalam acara tersebut dihadirkan pula pakar kuliner kenamaan negeri ini, Pak Bondan Winarno  ikutan bertestimoni tentang memasak nasi dengan rice cooker Philips. Menurutnya, kualitas alat masak sangat penting. Pengaruhnya bukan hanya pada cita rasa, tetapi juga nutrisi dan kesehatan. Hmm benar banget Pak. Apalagi sekarang  virus pemicu kanker (karsinogen) banyak disebabkan dari alat memasak. Nggak bisa sembarangan asal murah saja. 




Menariknya lagi, sebelum diluncurkan #PhilipsRiceCooker ini, Philips sudah melakukan riset dan survey mendalam tentang pandangan dan sesungguhnya rice cooker yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Diantaranya, penginnya orang kita rasa nasi itu harus enak dan pulen, memasak nasi cukup 1 x sehari biar nggak repot,  dan saat disantap dalam keadaan hangat. Makanya, fungsi penghangat nasi berperan penting menambah selera makan,  rice cookernya tahan lama masa penggunaannya, ya  sekitar 2-3 tahun, desainnya menarik dan nyaman digunakan, dan volume tampungnya besar bisa mencakup 4-6 anggota keluarga.  Jadi, benar-benar rice cooker besutan Philips kali ini "kekinian" banget kalau kata anak muda sekarang. 

Rice cooker memang bukan lagi gaya hidup, melainkan kebutuhan hidup masyarakat Indonesia yang notabene memakan nasi. "Kami melihat bahwa lebih dari 240 juta orang Indonesia makan nasi. Maka dari itu, mereka juga pasti membutuhkan alat yang bisa mendukung penuh untuk menanak nasi sehat dengan kualitas terbaik dan sering," begitu kata Jesper Westering, General Manager Philips Personal Health Indonesia.

Berdasarkan riset kebutuhan masyarakat Indonesia, ada 3 tipe #PhilipsRiceCooker yang diluncurkan yaitu :

  1. Philips Viva  Collection Rice Cooker HD3128 (Premium+)
  2. Philips Daily Collection Rice Cooker HD3127 (Premium)
  3. Philips Daily Collection Rice Cooker

Ketiganya merupakan produk unggulan dengan  desain yang minimalis dan elegan, cocok dipadupadankan dengan interior dapur masa kini. Daya tahannya pun mampu memberikan kehangatan serta mempertahankan kondisi dan kualitas nasi tetap enak dimakan dalam waktu 48 jam. Watt pun tidak begitu besar, standar rice cooker yaitu 400 watt.








Apa saja keunggulannya lainnya ?

Yuk kita bahas satu-satu keunggulan #PhilipsRiceCooker dari hasil menyimak persentasi kemarin.

#PhilipsRiceCooker Tipe HD3128

  • Keunggulan nyata terlihat dari inovasi lapisan ProCeramic yaitu lapisan kunci bagian dalam, telah diuji 3 kali lebih kuat dari panci biasa (produk kompetitor). Lapisan ini bisa tahan sampai 3.500 kali goresan. Sedangkan rice cooker yang banyak beredar sekarang, baru mampu menahan sekitar 700 goresan. Makanya nggak heran, kalau banyak produk rice cooker yang mudah rusak, dengan masa penggunaan nggak sampai satu tahun. Hmmm..hitungannya jadi boros ya.
  • Tutupnya mudah dilepas sehingga mudah dalam pembersihannya. Biasanya kan agak repot membersihkan tutup. Paling banter dilap-lap doang untuk membersihkan debu yang menempel
  • Lapisan stainless steelnya halus dan memang didesain untuk penggunaan jangka panjang. 
#PhilipsRiceCooker Tipe HD3127


  • Panci bagian dalamnya terdiri dari lima lapisan yang anti lengket dan anti gores. Lapisan ini bernama champagne gold base. Lapisan inilah yang mempengaruhi proses tanak nasi sehingga matang merata pada setiap butirnya,  pulen, terasa enak dan tetap hangat setiap saat. 


Oya ngomong-ngomong soal pulen, Pak Bondan mengatakan pulen tidaknya nasi selain tergantung jenis beras juga penanganannya saat akan memasak. Untuk beras merah yang notabene teksturnya keras, supaya pulen, harus dicampur dengan beras putih dengan perbandingan 2:1. Pahami juga jenis berasnya. Ada yang butuh air banyak, ada pula yang sedikit. Terlebih dimasak dengan rice cooker Philips yang mampu memberikan kematangan merata, nasi jadi semakin enak dan legit rasanya. Jika ingin digoreng pun, tak perlu didinginkan dulu, bisa langsung dimasak nasi goreng.

  • Tutupnya mudah dilepas untuk dibersihkan dari busa dan luapan selama proses pemasakan.

#PhilipsRiceCooker HD3118 (basic)

Ini juga siap menjadi andalan dapur loh. Kekuatannya sama dengan tipe HD3127 karena adanya lima lapisan anti lengket dan anti gores yang juga mampu menghantarkan panas secara merata sehingga melumatkan setiap butiran nasi. Mudah dibersihkan, pegangannya anti panas, dan kapasitasnya ekstra besar.

Nah sekarang soal harga nih. Melihat 3 kekuatan tipe tersebut, rasanya tidak ada kata mahal. Ada harga, ada kualitas. Bahkan, kalau dikalkukasi secara cermat, jatuhnya malah lebih hemat karena masa penggunaan yang lebih lama, dan menjamin cita rasa serta pengkondisian nutrisi yang tetap terjaga maksimal. Menurut Maria Simanjuntak, Marketing Manager Domestic Appliances Philips Personal Health Indonesia, harga ketiga #PhilipsRiceCooker ini bervariasi tergantung dari pasarnya, berkisar Rp 500 ribu - Rp 700 ribu. Jadi, bisa saja Anda mendapatkan harga rice cooker lebih murah jika belanjanya di pasar tradisional dibanding pasar moderen. Kalau begitu, perlu hunting nih supaya dapat harga spesial. Semoga aja ada diskon pas lagi belanja. Hadehhh, dasar emak-emak diskonan. 


Untuk lebih lengkapnya, teman-teman bisa kunjungi webnya di http: //Philips.to/NewRiceCooker atau deket-deketan dengan sosmednya di facebook dan twitternya @philips_IDhttps://twitter.com/Philips_ID, siapa tahu ada diskon khusus atau program-program menarik mendapatkan rice cooker pintar ini. Hehehe semoga ya ;)




4 komentar:

  1. Wah kayaknya cocok banget nih Rice Cooker dibawa di asramaku mbk kartina hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangankan ke asrama kamu mas..ke dapurku cocok banget hehe

      Hapus
  2. wah, terima kasih mbak dan KEB untuk review-nya. jadi tahu perbedaan dari masing2 tipe ricecooker Philips seri HD. Kebetulan lagi cari rice cooker baru untuk ibu saya. Biar ga repot2. Jadi anak sih, tinggal makan aja :D

    BalasHapus
  3. kalo saya malah keceewa membeli produk ini ternyata produk ini tidak dilenengkapi tempat pembuangan uap air.. jadi tetesan uap air masuk ke tempat nasi, hasilnya nasi jadi basah.. apalagi kalo nasinya tinggal dikit.. kelihatan bgt air ngebasahin nasi.. terus nasinya juga ga tahan lama. memang pas awal memasak nasi matang sempurna dan enak tapi setelah dibiarkan semalam pagi-paginya nasi menjadi kuning dan agak berbau.. kalo bisa sih pengen dituker aja nih rice cooker ama produk philips lainnya..

    BalasHapus

Terima kasih atas masukan dan komentarnya.