Jual Daster Batik

Jual Daster Batik

Iman Harahap : “Kedai Ketan Susu, Brand yang Menantang Sekaligus Keberuntungan !



Namanya unik, Kedai Ketan Susu. Dalam bayangan orang kebanyakan, pastinya adalah kedai atau tempat jualan ketan susu. Ya memang kenyataannya begitu, disinilah tempat dijajakannya makanan dessert ketan dan susu. Meski faktanya,  disajikan juga makanan versi beratnya. Dipilihnya nama ini oleh Pak Iman Julian Harahap, pemiliknya, bukan tanpa sebab.

Pertama, ketan dan susu merupakan makanan yang sudah demikian terkenal.  Hampir boleh dikata semua orang Indonesia mengetahui ketan sebagai penganan pengganjal perut  yang enak dan mengenyangkan. Berbagai daerah pun menyuguhkan aneka olahan ketan yang unik. Seperti di barat Sumatera, ada ketan srikaya. Di daerah Jawa, olahan ketan dan susu banyak dijajakan di Pekalongan, Purwokerto, Malang dan sebagainya. Di Jakarta, ada Ketan Susu Kemayoran yang memang sudah melegenda dan fenomenal sekali. Pasalnya, beras ketan pulen dengan parutan kelapa dan topping susu sebagai variasinya itu sudah diperkenalkan sejak tahun 1950-an.


Rupanya, banyaknya olahan ketan dan susu menggelitik selera Pak Iman yang  gemar memasak dan suka berpetualang mencoba resep-resep lezat. Ia menilai, semua ketan susu yang dijajakan, belum ada yang cocok di lidahnya yang suka dengan yang creamy-creamy. Timbullah ide membuat ketan susu yang sesuai dengan seleranya, baik dalam penyajian maupun rasanya. Di sisi lain, idealisme Pak Iman terpanggil untuk melestarikan resep kuliner keluarganya yang memang jagoan memasak, baik dari orang tua Pak Iman sendiri maupun mertuanya. Tahun 2010, keinginannya sangat kuat, t untuk segera mewujudkan impiannya melestarikan kuliner warisan keluarganya dengan mendirikan sebuah restoran.


Pengalamannya berkeliling dunia dan menuntut ilmu di negeri Paman Sam, membuat pria lulusan bisnis internasional dan manajemen sistem informasi ini benar-benar merasa jatuh cinta dengan Indonesia. “Makanan Indonesia itu enak-enak dan variasinya banyak. Dimanapun saya berada, saya selalu rindu dengan masakan Indonesia. Karena itu, saya terdorong sekali untuk melestarikan dan mempopulerkan makanan khas nusantara,” ujar Pak Iman.

Untuk berbisnis memang perlu keberanian selain memiliki konsep yang matang. Kalau cuma konsep tidak ada keberanian, tidak akan jadi. Begitu pula sebaliknya, keberanian tanpa konsep yang jelas, tutup. Soal modal ? Itu bisa dicari,  yang penting jika berniat bisnis, harus punya  konsep yang matang,  berani memulai dan siap menghadapi risikonya. Inilah yang dilakoni Pak Iman. Tepatnya Februari 2011, bermodal tabungan Rp 13 juta, Pak Iman yang dibesarkan dari keluarga birokrat notabene bukan pebisnis, memberanikan diri memulai bisnis restoran yang berkonsep warung kopi atau kedai. Kedai yang nyaman, bersih, tersedia akses internet gratis, mushola, suasana yang tenang dengan pepohonan rimbun serta alunan musik yang tak berhenti menghidupkan mood dan suasana.



“Sengaja saya buat dengan konsep warung kopi yang menyajikan berbagai makanan. Mulai dari makanan ringan sampai berat.  Semua menu di sini berasal dari dapur keluarga dan ada beberapa menu yang saya bikin sendiri. Seperti Mie Telor Kari Ayam, Mie Godok Nyemek ala saya, telor nanggung dan sebagainya,” paparnya.

Nah, ketan susu ? Ini memang menjadi pemikat tersendiri. Diakui Pak Iman, banyak orang terkecoh dengan kedainya. Bagi orang yang tidak suka, bisa langsung menolak. Lain ceritanya bagi yang suka, pastinya akan mencoba resep ketan susu buatannya. Tapi apalah arti sebuah nama, jika kita tak bisa menerjemahkan dan menyampaikannya dengan tepat. Di sinilah  tantangannya, khususnya bagi karyawan Pak Iman untuk memperkenalkan bahwa kedai ini tak sekedar jualan ketan susu, tetapi sekaligus juga berbagai makanan nusantara, termasuk kopi, jus lidah buaya (hasil kebun sendiri), minuman rempah-rempahnya dan yang lainnya.



“Kalau saya memandang, orang tidak suka suatu makanan itu ada sebabnya, bisa jadi karena masakannya tidak enak. Nah, saya mencoba meramunya dengan enak. Alhamdulillah resep-resep saya diterima  di lidah orang banyak,” tutur pemilik Salon Mobil Marvel Solitaire ini sambil tertawa. Terbukti, ketan susu ala Pak Iman banyak disukai dan  semakin banyak variasinya. Ada yang original, topping srikaya, durian, jagung, atau ketan susu bakar.

Semakin dikenalnya Kedai Ketan Susu, rupanya berdampak bagus bagi brand penganan ketan susu. Kuliner ketan susu jadi semakin populer. Bahkan, boleh dikata Kedai Ketan Susu Cilandak, adalah pelopor ketan susu gaya baru. Impak yang bagus untuk melestarikan makanan khas Indonesia. Ini pula menjadi berkah bagi Ketan Susu Cilandak. Alhamdulillah, bisnis kuliner Pak Iman eksis hingga saat ini.  Menu-menu yang disajikan di Kedainya sudah lebih dari 20 menu dan itu semua difavoritkan.

“Saya tidak ada target apa-apa dalam membangun bisnis kuliner ini. Yang terpenting dari awal saya membuka bisnis ini, konsepnya matang, menunya enak, tempat dan fasilitasnya oke. Itu saya tonjolkan semua. Begitu pula dengan harga, ini saya buat agar bisa dinikmati segala segmen.”

Buah dari kebun Pak Iman dijajakan di Kedai Tansu

Secara berkala, Pak Iman juga rajin me-refresh dan meng-update menu-menu baru. Termasuk meningkatkan pelayanan dan menambah fasilitas agar kedainya bisa selalu ramai dikunjungi. Tahun ini direncanakan akan dibuka barber shop dengan konsep yang berbeda. Tentunya sesuai dengan standar Pak Iman yang ingin selalu memberikan yang terbaik untuk konsumennya.


Selamat menikmati sajian kuliner di Kedai Ketan Susu Cilandak :)


Alamat Kedai Ketan Susu
Jl.Cilandak Tengah No.3 Telp.021-96313585
Buka : Senin-Sabtu, pukul 09:00 – 22:30 Wib, Minggu : 08:00-21:00 Wib
Facebook : Ketan Susu Cilandak, Instagram : @ketansusu


Sumber foto : facebook Pak Iman Harahap, facebook ketan susu, dan doc. penulis.


7 komentar:

  1. saya jadi kepingin nycip ketan susu, kayaknya mantab disantap dingin dingin ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk besok coba icip2 mba di kopdaran blogger...

      Hapus
  2. Aku suka banget ketan. Ketan susu, gimana rasanya ya? Kreatif nih. Mak Kartina sekarang banyak nulis ttg usaha2 kuliner gini yaa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayukk mba Lelya Hana ketemuan, kita icip2 ketan susu ala Cilandak Tengah :)

      Hapus
  3. ini, nih, yang wiken kemaren bikin saya ngiler berat dengan foto para blogger di ketan susu :D

    BalasHapus
  4. Udah kebayang enaknya...ngileeeer euuuy liat foto2nyaaa

    BalasHapus

Terima kasih atas masukan dan komentarnya.