Jual Daster Batik

Jual Daster Batik

Serunya Bisa Liburan Sekeluarga dengan Sepeda Impian


sepeda gunung
Keren dimanapun berada. Sumber foto : fanpage Polygoners Indonesia

Liburan dengan sepeda impian ? Wow, seru banget pastinya. Apalagi kompakan bersama keluarga dengan Polygon. 

Awal Jatuh Hati dengan Polygon


Sudah lama banget aku kepincut dengan Polygon. Tepatnya sekitar tahun 2008, ketika  ikutan event fun gowes  yang dilaksanakan oleh sebuah media nasional. Hehhe sudah lama juga ya. Waktu itu aku belum punya sepeda. Tapi karena teman-teman kantor sedang menggilai Bike To Work dan suka touring, jadi nekat ikutan. Apalagi, teman mengompori. "Yang penting mau dulu, sepeda bisa diusahain. Ada yang menyewakan sepeda," kata temanku.  Wah..senang sekali, berkesempatan eksis di kalangan komunitas sepeda. Dan benar saja, temanku memboyong sepeda Polygon biru bersiluet merah, tipe Urban Bikes. Pertama agak gagap atur gigi saat tanjakan, tetapi beberapa kali dicoba, asyik juga nih sepeda, enteng dan gowesannya mantap.
 . 
Sejak itu, beberapa kali aku  pinjam sepeda teman kalau mau gowes di sore hari. Tetapi, belum sampai punya, mengingat bujet waktu itu belum memadai buat beli Polygon. Kalau dilihat kualitasnya sih, harga sepeda Polygon worth it banget. Fiturnya bagus, body-nya kekar dan desainnya keren sesuai kebutuhan dan selera.

Impian Memiliki Polygon Terwujud

 

Alhamdulillah, impian memiliki sepeda Polygon baru terwujud sekitar setahun lalu. Aku beli di  toko sepeda Polygon di Kota Wisata Cibubur. Di perumahanku, Griya Alam Sentosa, Cileungsi, cukup jauh dengan Kota Wisata Cibubur, tidak ada dealer resmi Polygon.  Cuma ada dua toko sepeda biasa. Lantaran lokasi yang dekat, tinggal jalan kaki, aku beli tiga sepeda langsung dari toko sepeda tersebut, buat aku dan dua anakku. Sesuai harga sepeda, hehe kualitasnya juga menyesuaikan. 

sepeda polygon
Sepeda Polygon setia menemaniku wara-wiri
Bersepeda memang sudah menjadi gaya hidup sehat kami. Dikala senggang, kami kerap bersepeda bareng. Belum rutin sih setiap akhir pekan sepeda barengan, tapi sesekali pernah.

Soal kebiasaan bersepeda, menurut informasi yang aku baca di fanpage Polygoners Indonesia,  studi penelitian telah membuktikan, wanita yang rutin bersepeda minimal 3x seminggu (selama 30 menit), memiliki tekanan darah dan kadar kolesterol yang stabil. Karena sejak dua tahun  risain, kayaknya lebih dari 3 x seminggu deh menggowes. Alhasil, memang badan terasa lebih enteng dan sehat, hehe meski berat badan dan sekitar perut sulit dikecilin setelah hamil anak kedua.

Sebelum mengganti sepeda lamaku dengan Polygon, jujur aku akui, sering mengalami masalah, terutama seret  ketika menggowes, dan terasa berat kendati sepeda miniku dulu cukup ramping dibanding body Polygon. Belum lagi besi-besinya berkarat.

Saat berkeliling Kota Wisata Cibubur, betapa bahagianya ada dealer resmi Polygon . Kami berhenti sejenak. Dalam hati, aku berbisik : 'Insya Allah bisa punya Polygon'. Alhamdulillah dalam tempo tidak lama, ada rezeki lebih, sehingga  bisa membelinya. Aku memilih sepeda mini dengan keranjang dan tempat duduk untuk aktivitasku setiap hari.

sepeda
Aktivitas harian mengantar ngaji Barra


sepeda
Baru punya cuma satu sepeda Polygon

Hmm..menyambangi toko sepeda Polygon memang bikin ngiler. Anakku Meilia (9 tahun) dan Barra (4 tahun) merengek minta dibelikan juga. Meili mau ganti sepeda lipatnya dengan Polygon yang ber-hello Kitty dengan corak pink-putih. Cantik sekali. Barra pun tidak mau kalah, sudah memegang sepeda yang beroda kecil ber-stang panjang. Sedangkan si Ayah ikutan naksir dengan sepeda gunung Polygon yang berwarna hitam garang. 

Kebayang dibenakku, kami bisa kompakan sepedaan di akhir pekan berkeliling perumahan. Alhamdulillah lingkungan rumah kami di Cileungsi masih asri. Masih bisa ditemui lahan persawahan dan perkebunan. Berasa liburan di Puncak, Bogor. Tetapi soal hawa, jangan ditanya, Cileungsi cukup panas. Hmm..semoga memiliki sepeda impian bersama keluarga bisa terwujud. Sementara ini, baru dapat membeli satu sepeda dulu. 

toko sepeda
Toko sepeda di Ruko Sentra Eropa C3 Kota Wisata Cibubur. Sumber foto : Dbs Bike Kota Wisata

Tampak di depan toko sepeda Polygon juga men-display sejumlah sepeda bekas Polygon. Mbak pelayannya sempat menawarkan kami membeli yang bekas. Dengan bangga ia menjelaskan keawetan sepeda Polygon. " Itu Bu, yang di depan ada sepeda anak. Ibunya menjual karena sudah tidak digunakan lagi. Sepeda itu dibeli sewaktu anaknya berusia 5 tahun, sekarang sudah kuliah. Sepedanya masih awet dan belum dicat ulang," jelasnya. 

Aku perhatikan dengan seksama, catnya masih asli dan masih tampak bagus, tidak berkarat.  "Polygon dijamin tidak berkarat Bu karena besinya sudah dilapisi anti karat," lanjut Mbaknya lagi. Aku tawarkan ke Barra, dia kurang tertarik karena modelnya yang lama.

Tenda Polygon di halaman depan toko  Polygon, Kota Wisata,Cibubur

Mbaknya juga menjelaskan garansi, pelayanan service gratis selama 5 tahun kepemilikan. Wuihh lama juga ya. Tetapi faktor lokasi yang relatif jauh, agak repot nih untuk membawa sepeda kalau harus di'sehat'kan. Kendaraan kami berjenis sedan agak sulit di-setting  untuk menangkringkan sepeda. 

Sebelum sepeda kami diantar, mbak-nya beberapa kali cek ricek segala kelengkapannya, sekaligus fitur-fitur yang ingin kami tambah. Akhirnya kami menambah bel dan jok dudukan belakang. Kami juga mencoba beberapa kali tes gowes keliling ruko. Keesokan harinya, sepeda kami diantar ke rumah tanpa biaya pengiriman.


sepeda gunung
Sepeda Gunung impian suamiku

Untuk perawatan sepeda sehari-hari, Mbaknya memberikan tips untuk membersihkan secara reguler bagian wheelset seperti rims, ban, hub, freehub dan  spokes termasuk nipple-nya. Bersihkan dengan semprotan air bertekanan rendah, kemudian usapkan dengan air sabun non clorin. Setelah dibersihkan, lap dengan kain perca bagian spokes (jari-jari) sampai kering total. Ya..meskipun sudah dilapisi anti karat, tetap yang namanya perawatan harus diperhatikan agar awet.

Selain service purnajualnya oke, yang menambah kebanggaanku terhadap sepeda ini adalah buatan asli Indonesia. Polygon berasal dari Desa Waduningsih, Sidoarjo. Sudah sejak tahun 1989, Polygon lahir. Kini, Polygon makin eksis melebarkan sayapnya ke seluruh penjuru dunia. Semoga impian memiliki Polygon buat Meili, Barra, dan ayah bisa terwujud.

Oya, bagi kamu yang jatuh cinta dengan Polygon, sedangkan di daerahmu belum ada dealer resmi Polygon, sekarang sudah ada situs jual sepeda   online loh. Tinggal kunjungi saja http://store-id.polygonbikes.com/ , langsung disuguhi aneka jenis sepeda, berikut harganya.  Jadi lebih praktis. Selamat berbelanja ya :)




 


19 komentar:

  1. Waaah,...
    mudah2an tercapai cita-citanya untuk bisa naik sepedahan sekeluarga yah mbaak :)

    Ternyata keren juga yah polygon ini, sampai ada service gratis di 5 tahun pertama segala :)

    Semoga sukses ngontesnya yah mbaak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mak ..iya memang kalau ada yg bilang harga sepeda Polygon mahal, kayaknya langsung ilang deh jika melihat kualitas dan layanannya. Semoga ya ngontes kita sukses juga :)

      Hapus
  2. Wow anti karatnya bikin daku tergodah...ah mak kartina, daku ngiler nih, hayooo...
    Btw smoga terwujud keinginanya ya man plus sukses ngontesnya yak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin Mak Inda, yuk sama2 kita wujudkan...Insya Allah bersepeda itu benar-benar menyehatkan ;)

      Hapus
  3. Polygob memang keren..saya juga pake mak..tp punya suami .dan anehnya skarang lupa cara gowes..hehe

    BalasHapus
  4. Barra sampe meluk mama gitu..:) lebih sehat ya mba kalo spedaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe ya si Barra, betul mba lebih enak di badan..karena sekalian olah raga, secara aku jarang olah raga yang benar. Ya, paling dengan sepedaan, wara-wiri beli kebutuhan rumah tangga.

      Hapus
  5. wah semoga menang lomba blog lagi ya mbak.. memang sehat kalau bersepeda.

    BalasHapus
  6. Seru banget kayaknya kalau bisa bersepeda barng keluarga ya... Moga terwujud. Ternyata banyak ya pengalamannya dg Polygon. Aku baru tahu tentang after service-nya itu. Keren deh :)

    BalasHapus
  7. Asyik ya mak sepedaan, olahraga, irit bensin, dan mengurangi polusi hehe

    BalasHapus
  8. iyaa asik sepedaan, bagi saya jadi lebih mudah minum air putih, karena abis nyepeda hausss.. ^_^ semoga menang lombanya ya mba..

    BalasHapus
  9. weeew keyen niih ternyata bikers sejati toooh...sukses lombanya yaa

    BalasHapus
  10. Wah, keren mak, berkunjung ke toko sepeda Polygonnya langsung yaa

    BalasHapus
  11. Asyiknya kalau bisa sepedahan Mba, bisa leluasa mau pergi ke manapun pakai sepeda hihihi....atau kalo olahraga juga makin fun keliling sepeda :D
    Saya gak bisa naik sepeda Mba, parah ya :D

    BalasHapus
  12. sekalian gowes ya mbak, sukses lombanya ^^

    BalasHapus
  13. Mba, jadi pengin. Suamiku memang ngincer sepeda ini.
    Ada harga, ada rupa ya Mba :)

    BalasHapus
  14. Ada harga ada kualitas..^^

    BalasHapus
  15. Aku dikasih sepeda polygon sama temenku sekitr 2 tahun lalu :) sayangnya cuma awal awal aja semangat goes.. kesininya malah udah nganggur tuh sepeda.. hahaha

    BalasHapus

Terima kasih atas masukan dan komentarnya.