Jual Daster Batik

Jual Daster Batik

Keseruan Nongkrong Asyik di Waroeng Mee

Alhamdulillahirrobbil'alamiin, acara "Nongkrong Asyik" di Waroeng Mee yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 5 September 2015, pukul 10:00 - 13:00  di Jalan Blora No. 36 Jakarta Pusat, berjalan sukses dan lancar. 

Hampir 40 blogger dari komunitas BloggerCrony, Kumpulan Emak Blogger dan Indonesia Food Blogger "tumplek" dalam sekejap. Hhehe, nggak mengira juga kalau yang datang melebihi kapasitas. Mohon maaf ya rekan-rekan jika dalam perjamuannya kurang berkenan karena terpana dengan jumlah blogger yang banyak :). Tetapi Insya Allah, manajemen Waroeng Mee akan selalu meningkatkan layanan sepenuh hati..begitu kata Manager Waroeng Mee, Pak Nana.



Terima kasih banyak udah menyempatkan waktu untuk datang ke acara Nongkrong Asyik Waroeng Mee ya. Senangnya, acara ini bisa sekaligus menjadi wisata kuliner keluarga. Karena, beberapa blogger membawa serta anak-anak, suami dan anggota keluarga lainnya. Semoga barokah terlimpah pada  Waroeng Mee dan teman-teman blogger yang udah nyempetin datang, ikutan lomba live Instagram, testimoni di Zomato dan Pergi Kuliner serta berpartisipasi kembali ikutan reviewnya. Lomba-lomba "live" ini berhadiah 6 voucher makan Waroeng Mee senilai @ Rp 200 ribu. Lumayan kalau mau nongkrong ngajak kelurga atau teman-teman. Karena, menu-menunya nggak bikin kening berkerut, berkisar antara 10 ribu - 30 ribu.



Waroeng Mee, semacam tempat nongkrong  ini memang masih unyu-unyu banget didirikan oleh Mas Hendy Setiono dan Mbak Nilam Sari. Baru buka pertengahan tahun 2015. Tetapi, soal jam terbang di dunia bisnis kuliner, pasangan suami istri muda keren ini sudah malang melintang hingga manca negara. Ya, kebab turki Baba Rafi yang dibangunnya sejak 12 tahun lalu telah meroket di 8 negara (diantaranya Malaysia, Filipina, Singapura, dan Belanda) sehingga dinobatkan sebagai waralaba kebab terbesar di dunia, dengan 1200 outlet. Uniknya, justru makanan yang notabene dari Turki ini, disohorkan oleh orang Indonesia. Tetapi meski begitu, soal rasa kebab Turki, hampir 100 persen berlidah Indonesia :).




Soal jatuh-bangun dalam bisnis pasti sudah biasa ya sobs. Justru itulah romantikanya sebagai pebisnis.  Yang terpenting, ketika kita sudah berani mencoba dan memulai, pantang untuk berhenti, begitu kata Mbak Nilam Sari yang bongkar-bongkar rahasia eksis bisnisnya. Makanya, begitu dilihat konsep Waroeng Mee sebagai tempat nongkrong yang kekinian dapat feel-nya, Mbak Nilam berencana akan membuka tempat nongkrong setipe di 10 tempat di Jakarta dan Surabaya. 

Waroeng Mee di BSD Tangerang Selatan sudah dibuka pada pertengahan September ini. Tepatnya di daerah yang berdekatan dengan gedung ICE, Sekolah Prasetya Mulya dan AEON Mall. Konsepnya sama dengan Waroeng Mee di Blora. Untuk Waroeng Mee di tempat lain adaptable. Artinya tak menutup kemungkinan desain dan konsep ruangnya berbeda, disesuaikan  dengan tempat dan segmennya. Setelah ini, Waroeng Mee di Kelapa Gading suap menyusul. Woww....bisa simultan gitu ya.




Intinya membuat sebuah tempat nongkrong yang bikin betah dengan makanannya yang enak dan nge-hits, instagramable baik makanan maupun tempatnya, lokasi strategis dengan pusat keramaian, ada wifi gratis pula. Harganya diusahakan bersahabat. 

Ngomong-ngomong ide membuat Waroeng Mee berkonsep kekinian ini dari hasil stalking loh di instagram. Rupanya, mba Nilam kalau malam-malam hobi liatin instagram orang-orang. Dasar otak bisnis, gaya hidup orang-orang yang di stalking-in Mbak Nilam ini malah dimanfaatkan untuk berbisnis restoran. Hobi yang bermanfaat xixiixi. Daripada stalking-in orang malah jadi nyinyir, bikin kotor hati,  lebih baik dibuat ide bisnis...good idea. 




Selama beberapa jam rekan-rekan blogger mendengarkan kekompakan Mbak Nilam Sari dan Mas Hendy Setiono  menjalankan bisnis kuliner. Usia mereka masih sangat muda. Kelahiran tahun 1983 loh Mas Hendy ini. Tapi debut dan keberaniannya dalam berbisnis harus diacungi jempol. Bayangkan saja mereka memutuskan menikah dan berbisnis di kala usia 19 tahun dengan awalnya berjualan burger. Wahh kalau aku usia segitu kayaknya masih sibuk main heheh. 

Intinya, kalau kata Mas Hendy, kerjakan sesuatu apapun itu dengan passion dan penuh cinta. Tidak harus jadi pengusaha juga untuk berhasil. Jadi karyawan pun bisa sukses, asal dijalankan dengan passion dan penuh tanggung jawab.





Dalam kesempatan tersebut, kami juga menghadirkan Mas Okto Melandana, Emergenetics Business Coach yang juga owner dari Abon Jambrong Unia. Menurut Mas Dana, setiap manusia punya keunikan dan kelebihan masing-masing. Melalui emergenetics, kita akan mengetahui lebih dalam kekuatan alami yang kita miliki dari Tuhan. Apakah kita seorang yang bertipe analitis, konseptual, struktural atau sosial. Dan keempat tipe itu ada di dalam diri kita. Hanya volumenya saja yang berbeda, lebih dominan yang mana. Pengenalan ini sangat berguna ketika kita bekerja dalam tim. Bahkan ketika menjadi leader, kita akan mengetahui seperti apa karakter dari tim yang bekerja sama dengan kita. Dengan mengetahui keunikan dari setiap orang dalam tim kita, maka koordinasi bisa disinergikan, sesuai dengan tipikal cara berfikir,  kompetensi dan kecenderungan sisi personal lainnya. Singkatnya sih, kita jadi bisa memahami orang lain lebih dalam.



Membahas soal emergenetics memang butuh forum dan waktu khusus. Mengingat, pembahasannya akan sangat personalized. Kekompakan Mas Hendy Setiono dan Mbak Nilam Sari, dari sisi Emergenetic telah membuktikan, keduanya telah saling mengenali potensi, karakter serta kekurangannya masing-masing. Dengan begitu delegasi tugas dan tanggung jawab bisa disinergikan. Harus diakui jarang ada couple preineur yang kompak dalam bisnis seperti pasangan ini. Inspiratif. Termasuk saya hhehe, suami bisnis, saya freelancer. Ketika saya ingin membantu mengerjakan pekerjaan bisnis suami, malah nggak boleh. Katanya, nggak tahu bidangnya, nanti malah bikin kacau. Hmmm.. Namun meski begitu, kalau saya meeting dengan klien yang jauh-jauh, suami selalu anter. Kalau butuh modal buat honor penulis, biasanya suami suka nalangin dulu sebelum honor dari klien cair. Wahh kok jadi curhat gini..intermezo dikit hehe.
pemenang live IG, testimoni di zomato dan pergikuliner


Semoga apa yang disampaikan Mas Hendy Setiono dan Mbak Nilam Sari bermanfaat ya dan menginspirasi rekan-rekan blogger untuk lebih berkarya memberikan yang terbaik untuk lingkungan sekitar dan negeri ini. Waduhhh...berat bener.

Oya, yang surprise juga nih, Mbak Tanti Amelia yang ngurus-ngurus emak-emak blogger membuatkan gambar spesial untuk Waroeng Mee. Kemahiran Mbak Tanti menggambar memang nggak perlu diragukan lagi ya. Udah pintar menulis dalam tempo cepat, menggambarnya juga "gape" kalau kata Orang Betawi. Rencananya, Mba Nilam ingin memasang gambarnya Mba Tanti ini di Waroeng Mee Kelapa Gading. Wahh senangnya...terima kasih Mbak Tanti ya atas kebaikannya.


Ini dia pemenang kontes review Waroeng Mee, Jalan Blora 


Nah, sampai juga pada kesempatan yang ditunggu-tunggu. Terima kasih  sudah berpartisipasi mengikuti kontes review Waroeng Mee yang bertema Nongkrong Asyik di Waroeng Mee. Dari 39 blogger yang hadir, kami mengumpulkan sebanyak 34 naskah. Bahkan ada beberapa blogger yang sampai mengirimkan 2 naskah. Sekali lagi terima kasih ya atas antusiasnya membuat review. Semoga Allah balas dengan kebaikan yang berlimpah, Aamiin,

Dari 34 naskah, pihak juri Baba Rafi memilih 5 yang terbaik yang akan mendapatkan hadiah voucher makan Waroeng Mee senilai @ Rp 300 ribu, yaitu :

1. Sally Fauzi,

2. Ina Rakhmawati,

3. Myra Anastasia,

4. Anne Adzkia,

5. Kornelius Ginting,


Voucher berlaku hingga 15 Oktober 2015. Untuk teknis penggunaannya bisa langsung menghubungi : Manajer Waroeng Mee, Pak Nana : 0812 2900 1717.

Atas nama penyelenggara acara blogger, saya, Aneesa Nisa, dan Winda Puspita mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang sudah berpartisipasi. Sampai berjumpa pada event berikutnya. 



Berbisnis Makanan Beku dengan Babarafionline


Makanan beku atau frozen food memang sedang ngetren. Seiring dengan gaya hidup orang masa kini yang ingin serba praktis, tetapi tetap terjaga nilai gizi dan cita rasa kelezatannya. Ya, tetap terjaga kandungan gizinya. Pasalnya, membekukan makanan itu pada dasarnya bukan untuk meningkatkan kualitas gizi makanan, melainkan bagaimana membuat makanan tetap pada kondisi terakhir saat sebelum dibekukan.


pembuatan kebab beku (frozen kebab) di dapur Babarafionline. sumber : dokumen babarafionline
Banyak ahli nutrisi berpendapat, salah satunya William Sears, MD dan Martha Sears dalam The Family Nutrition Book, bahwasanya, nilai gizi makanan beku masih lebih baik dibanding makanan kalengan yang rentan  terkontaminasi suhu ruangan. Cahaya atau panas merupakan perusak alami vitamin. Makanan kaleng yang banyak dijajakan di warung-warung, notabene kurang begitu baik dalam penyimpanannya. Ini harus diwaspadai. Bisa jadi makanan kaleng tersebut terpapar sinar matahari langsung atau suhu lembab-panas yang dapat mempengaruhi volume kaleng. Apalagi tidak jarang ada yang sampai berkarat.

Mengulik sejarah dikit yuk. Mengawetkan makanan dengan cara membekukan sebenarnya bukan hal baru. Masyarakat jaman dahulu kerap melakukannya untuk memperoleh makanan segar  setiap saat. Hampir semua jenis makanan apakah itu bahan mentah, setengah jadi atau makanan siap konsumsi bisa diawetkan dengan cara pembekuan (freezing). seperti ikan, daging-dagingan dan sayuran. Suhu rata-rata yang digunakan dalam pembekuan makanan yang baik, antara -120 derajat Celcius sampai -240 derajat Celcius. Makanan yang sudah dibekukan bisa bertahan sampai beberapa bulan, bahkan ada yang sampai tahunan tergantung treatment-nya.. Wooww.


berpakaian rapi, karyawan meracik frozen kebab dengan berbagai rasa. sumber : dokumen babarafionline


Dalam dunia industri pembekuan makanan, dikenal juga dengan yang namanya pembekuan lambat dan pembekuan cepat. Agak ilmiah juga sih penjelasannya hehhe. Biar gampangnya, orang awam seperti saya membedakan metode pembekuan tersebut dari kristal-kristal es yang dihasilkannya. Pembekuan lambat (waktu pembekuan sekitar 18 jam) menghasilkan kristal-kristal es yang besar, sedangkan pembekuan cepat, kristal-kristal esnya kecil. Hehhe simpel ya. 
Clarence Birdseye, penemu makanan beku moderen

Menimbang nutrisi, cita rasa dan dampak kesehatan, saat ini industri makanan menggunakan metode pembekuan cepat yang diciptakan oleh Clarence Birdseye tahun 1924. 

Pria yang lahir di Brooklyn, New York, 9 Desember 1886 ini dikenal sebagai Bapaknya Pembekuan Moderen. Menurutnya, pembekuan cepat bersuhu  -43 derajat Celcius  membuat makanan lebih aman dari kerusakan jaringan.Pasalnya,  kalau tekstur jaringannya sudah rusak, akan memberikan peluang terhadap masuknya atau tumbuhnya  mikroba atau bakteri perusak gizi makanan. Akibatnya cita rasa juga hambar, tekstur menjadi lembek. 

Lahirnya inovasi pembekuan cepat, terinspirasi dari orang-orang Inuit (suku bangsa Eskimo) di Labrador (sekarang bagian dari Kanada) yang mengawetkan makanan di musim dingin (1912-1915). Saat itu ia melihat mereka mengawetkan ikan pada suhu -40 derajat celcius langsung membeku seketika dimasukan ke dalam tong besar.  Saat dimakan masih terasa segar dengan cita rasa sama sesuai keadaan terakhir. Dari situ, ia membandingkan dengan makanan beku yang banyak dijajakan di New York yang masih menggunakan pembekuan lambat, cita rasanya hambar, kualitasnya pun kurang baik.  

Setelah berhasil menemukan metode pembekuan cepat dalam waktu 90 menit, ia mengkomesialkannya dengan mendirikan perusahaan bersama temannya yang diberi nama Birdseye Seafood Inc dan General Seafood Corporation. Sontak penemuannya ini mengantarkannya menjadi jutawan. Namun, tak lama ia memiliki perusahaan tersebut. Kemudian ia menjualnya dan kembali melakukan berbagai penelitian yang  sudah menjadi hobinya. Ia memang seorang peneliti. Sepanjang  27 tahun, Clarence telah menemukan sebanyak 300 lebih penemuan di berbagai bidang,  sampai akhirnya jantung merenggut nyawanya pada usia 69 tahun (7 Oktober 1956).


Mas Hendy Setiono dan Mbak Nilam Sari



Babarafionline, situs jualan makanan frozen dan kuliner nusantara


Kebab Turki Baba Rafi memang fenomenal. Bayangkan saja, saat ini perusahaan yang didirikan oleh pasangan Hendy Setiono dan Nilam Sari sejak 2005 sudah meroket mewaralabakan lebih dari 1200 outlet,  tersebar di berbagai daerah dan 8 negara sampai Eropa. Tentu bukanlah proses mudah mempertahankan sekaligus meningkatkan eksistensi sebagai waralaba kebab yang mendunia. Bukan hanya soal kelezatan makanan dan kualitas yang sudah lulus teruji, tetapi juga sistem manajemen dan waralaba yang terbukti unggul.






Kali ini, untuk merespon kebutuhan masyarakat kekinian yang ingin serba praktis, mudah dan tetap rewel terhadap nutrisi dan kualitas makanan, Baba Rafi kembali berinovasi dengan menelurkan frozen kebab.  Tepatnya pada 23 April 2015 lalu.  Dalam payung usaha yang bernama Babarafionline, tak hanya kebab yang dijajakan. Sekaligus juga  berbagai produk kuliner nusantara yang bergizi, dan lezat pastinya. Ada makanan keringnya juga. 

Berbagai rupa makanan yang bisa dipesan via www.babarafionline.com, diantaranya, cireng, chorus, otak-otak, scrimp roll, baso goreng, money bag, dendeng balado, lapis legit, lumpia Mataram, microsol, petis yudhistia, rendang pak kumis, sambal roa judes, dan teri bajak medan. Tidak pakai lama, dalam 2-3 hari, makanan pesanan Anda sudah mendarat cakep di rumah. 

Untuk kebabnya memang spesial. Karena ada 7 ragam menu racikan. Tinggal pilih rasanya saja, mau yang manis atau asin. Rasanya ada Apple Pie, Kebab Beef, Kebab Chicken, Kebab Chijeu, Kebab Chocoban, Kebab Fruit, dan Kebab Teriyaki. Soal bagaimana kelezatan dari frozen kebab Baba Rafi bisa dilihat dipostingan saya Enaknya kebab frozen Baba rafi ya. Frozen kebab Baba Rafi tidak hanya bisa dipesan via www.babarafionline.com, tetapi bisa juga  melalui Lazada.co.id, Bukalapak.com dan OLX.co.id. Ada nomor hotlinenya pula, 0812 10522358.

Oya, untuk daya tahannya, makanan beku Babarafionline bisa tahan sampai dua bulan dengan hanya disimpan di dalam freezer. Tetapi, meskipun begitu, usahakan sebelum dua bulan sudah habis. Hhehe agar cita rasanya tetap sempurna. Berdasar pengalaman sih, nggak sampai sebulan. Dalam hitungan hari, sudah amblas ke perut ;)





Bagi kamu yang punya usaha kuliner atau barangkali ingin menjadi reseller produk Babarafi Online, Baba Rafi membuka peluang loh. Modalnya bersahabat banget, cuma 2,5 juta, sudah termasuk produk senilai 1,5 juta, dan marketing toolsnya. Kamu pun bakal dibimbing cara berbisnisnya biar sukses. Syaratnya, punya kulkas dua pintu saja. Selengkapnya bisa langsung menghubungi  081210522358.











Kelas Premium Ekonomi Singapore Airlines Bikin Asyik Terbangmu

Woww..Singapore Airlines (SIA) buka kabin kelas premium ekonomi  (premum economy class). Keren bener. Waktu itu saya baca dari Kompas com  awal Agustus lalu. Langsung kebayang, ini mah berasa kelas bisnis hehhe.  


kelas ekonomi premium Singapore Airlines


Sebagai maskapai penerbangan yang rajin dapat penghargaan level dunia, Singapore Airlines memang patut diacungi jempol. Inovasinya itu loh untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada pelanggannya, merespon pasar dan menciptakan peluang, nggak pernah habis berhenti. Memang ya, kalau ingin menyenangkan orang dan berbuat terbaik untuk pelanggan, energi kreatif dan inovasi terus mengalir. Ya..nggak heran juga Singapore Airlines selalu di hati pelanggannya. 

Flighstats.com pernah menobatkan Singapore Airlines sebagai maskapai terbaik di dunia. Mengalahkan Qatar Airways dan All Nippon Airways (ANA) dari Jepang. Juni 2015 lalu, perusahaan konsultan riset penerbangan asal Inggris, Skytrax, yang tiap tahunnya menggelar World Airline Awards, juga menganugerahkan perusahaan nasional penerbangan Singapura ini sebagai perusahaan penerbangan terbaik kedua di dunia untuk kelas bisnisnya. Dan, bukan hanya itu, Singapore Airlines pun masuk tiga besar dalam sejumlah kategori seperti layanan hiburan selama penerbangan, maskapai terbaik secara keseluruhan, kelas ekonomi terbaik di dunia dan kabin terbaik juga. Ngarep bener maskapai kita Garuda Indonesia bisa meniru kesuksesan Singapore Airlines :).


kelas ekonomi premium SIngapore Airlines


Kekuatan riset mendalam menjadi kunci kesuksesan SIA. Jadi nggak ngasal atau sekedar ikut-ikutan untuk mengeluarkan sesuatu yang baru. Seperti untuk kelas ekonomi premium ini, menurut Mbak Glory Henriette, Manajer Public Relation Singapore Airlines, SIA melakukan penelitian hampir 2 tahun loh, termasuk melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan pelanggan dan sejumlah mitra terkait. 

Mendengarkan suara konsumen adalah yang utama dilakukan oleh Singapore Airlines. Tentang ini CEO Singapore Airlines, Goh Choon Phong mengungkapkan, "Banyak saran dari para pelanggan kami yang telah disesuaikan sebagai bahan pengembangan produk baru, dan kami percaya hal ini akan disambut dengan baik oleh para wisatawan yang mencari fitur kabin yang lebih baik – dalam desain bangku, penawaran-penawaran dalam kabin dan hak ekslusif – seluruhnya telah dicakup dalam pelayanan yang istimewa,"



Sesi foto bersama didampingi Singapore Girl; (Ki-ka) Mr. Philip Goh dan Istri, HE Anil Kumar Nayar dan Istri, HE Tan Hung Seng (Permanent Representative of The Republic of Singapore to ASEAN), Mr. Peh Ke-Wei (Vice President, Passenger Development, Changi Airport Group), Ibu Mira Wibowo (Head of Marketing Consumer Card BCA), dan Mr. Vinod Kannan (General Manager Indonesia, Singapore Airlines


Untuk konseptualisasinya, Singapore Airlines bekerja sama dengan produsen bangku ZIM Flugsitz (untuk armada A380 dan 777-300ER) dan Zodiac Seats US (untuk armada A350) serta perusahaan peraih penghargan JPA Design. Total investasinya juga nggak nanggung-nanggung,  US$80 juta. Wowww...luar biasa, besar sekali. Kelas ekonomi premium ini rencananya akan diperkenalkan pada 19 armada A380, 19 armada 777 300ER, dan 20 armada 350 yang terbaru.


Pantes hasilnya excellent. Pas banget menjawab kebutuhan orang kekinian yang pengin liburan atau terbang dengan bujet nggak bengkak, tetapi tetap dapat pelayanan ekslusif, nyaman di kelas ekonomi. Lebih-lebih dikit nggak papalah, yang penting bikin betah di jalan. Bayangin aja di pesawat 5-8 jam. Kayak gimana rasanya kalau tidak ada sesuatu yang menyenangkan dilakukan. Masa suruh tidur aja. Atau karena nggak nyaman di perjalanan, biasanya merusak mood liburan. Aduuhh nggak banget kalo sayahh.

Keistimewaan Kelas Ekonomi Premium Singapore Airlines :


Kemarin (16/9), saya diundang oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB) untuk menghadiri demo peluncuran kelas ekonomi premium di Grand Indonesia. Saat itu, memang sedang ada acara "BCA - Singapore Airline Travel Fair 2015" di Grand Indonesia (10-13 September 2015). Pengunjung yang datang ke acara tersebut, selain membeli tiket promo dengan kartu kredit BCA, sekaligus dapat melihat langsung dan bersimulasi menikmati kursi ekonomi yang rasa bisnis itu. Hhehe, pastinya saya merasakan juga. Jadi mo bongkar tabungan yang baru sekaleng biskuit Tango. Liburannn...



kabin ekonomi premium Singapore Airlines. sumber : www.traveller.com.au


Apa saja sih keunggulannya :

1. Desainnya kontemporer dan stylish. Bikin nafsu mau duduk begitu melihatnya sepintas. Nyaman.

2. Jujur, ini sepertinya kelas bisnis yang galau hhehe. Gimana nggak coba. Bangkunya itu loh ergonomic. Dipaskan dengan kontur tubuh bisa relaks. Setiap bangku lebarnya antara 18,5 dan 19,5 inchi. Buat yang berbadan besar seperti saya, masuk banget. Sandarannya juga lebar, 8 inchi. Dilengkapi dengan monitor sebesar 13,3 inchi. Ditambah headphone yang kedap suara. Jadi, nggak perlu khawatir lagi keberisikan sama "tetangga sebelah" kalau ingin mendengarkan musik, nonton film atau main games. 



Bagi yang mau nyalain laptop atau gadget, ada daya listrik pribadi dengan port USB di tiap bangku. Lampu baca, meja cocktail, bahkan ruang penyimpanan untuk barang-barang pribadi seperti botol minum, handphone, dan laptop juga ada loh. Nah yang ingin kakinya bebas pegal, disediakan sandaran betis dan kaki berbahan di kulit di setiap bangkung. Solutif banget. Maklum, faktor usia, sekarang saya suka merasakan kaki pegal. Padahal cuma 1,5 jam penerbangan. Mau pesen yang bisnis, isi dompet masih dangkal. Ya sudahlah terima kenyataan duduk manis di kelas ekonomi ;). Tidur pastinya lebih nyenyak, ada bantal empuk dan selimutnya yang nyaman. 

3. Untuk menu makanan nih, penumpang dimanjaain banget. Disajikan menu berkualitas dengan standar gizi dan keagamaan yang nggak perlu lagi dicemaskan. Bahkan, penumpang yang punya riwayat kesehatan khusus, bisa memesan makanan sebelum terbang (premium economy book the cook service) yang disesuaikan dengan kesehatannya. Soal selera, penumpang bisa memilih : Seafood Thermidor, Ayam Panggang dalam Saus Krim Bawang, Rosemary Beef Brisket, Ayam Panggang dan nasi, bubur dengan Daging Babi dan Telur Hitam, Ayam Pedas Nasi Biryani, Nasi Lemak dengan Ayam Goreng, Pancake dengan sirup Maple dan Telur Orak Arik. Yang ingin sampanye, dan wine juga bisa menikmatinya. Benar-benar penerbangan yang menyenangkan.


makanan di economy premium class singapore airlines




makanan di economy premium class singapore airlines

4. Soal bagasi, kabar gembira bagi yang suka shopping atau liburan bersama keluarga. Di kelas ekonomi premium ini, penumpang dapat menikmati fasilitas bagasi seberat 35 kg. Padahal standar yang bisa dititipkan gratis seberat 20 kg. Selain itu, juga mendapatkan bonus KrisFlyersfrequent-flyer.

5. Tiap penumpang diberikan Amenity Kit lengkap dengan isinya, ada sikat gigi, pasta gigi, sepasang kaus kaki anti slip, dan dompet yang dapat direkatkan.





----

Kelas Premium Ekonomi ini meski resmi diperkenalkan dan bisa digunakan tanggal 19 Agustus lalu, tetapi tidak serentak. Secara bertahap akan dikenalkan pada 19 pesawat Airbus A380X, 19 Boeing 777-300ERs, dan 20 Airbus A350s pertama

Untuk rutenya pun, yang jauh-jauh. Jakarta - Singapura udah pasti nggak. Hehe cuma  sejam soalnya. Rute yang terpilih dan diberlakukan secara bertahap sampai 2016, yaitu  Beijing, Delhi, Hong Kong, Frankfurt, London, Mumbai, New York, Shanghai, Tokyo dan Zurich. Yukk yang mau liburan, segera kencengin tabungan ya...biar bisa kroyokan bawa keluarga, sahabat dan orang-orang terkasih bersenang-senang bersama.


Bagi pemegang kartu kredit BCA bisa memanfaatkan kesempatan promonya. Sampai awal Oktober 2015, bagi yang memesan tiket kelas ekonomi Singapore Airlines mendapatkan cash back Rp 700 ribu. Destinasinya, Jakarya -Singapura Rp 1 juta, Rp 6,1 juta** (Tiongkok), Rp 7,8 juta** (Jepang), Rp 6,8 juta** (Australia), Rp 11 juta ** (Eropa), dan Rp 14,1 juta** (Amerika). Ikuti juga kesempatan mendapatkan tiket pulang pergi gratis Jakarta - Singapura untuk setiap pembelian tiket kelas Premium Ekonomi. Dan, ikuti kontesnya juga ya melalui www.siauntukmu.com. Kamu tinggal ceritakan saja alasan terbang bersama Singapore Airlines. Jangan lupa masukkan nomor tiketnya ya. 

Keuntungan lainnya, pengguna kartu kredit BCA Singapore Airlines akan mendapatkan tiga kali KrisFlyers miles, cicilan 0% kartu kredit BCA untuk 6 bulan, cashback untuk setiap transaksi dengan kartu kredit BCA. Bagi yang melakukan pembelian selama Travel Fair akan menerima hadiah gratis, seperti boneka StarWars (Boba Fett), SGD30 Capita Shopping Voucher, Changi Dollar Voucher (CDV) senilai SGD 60** per tiketnya untuk setiap destinasi yang disponsori dan hanya dapat digunakan di Bandara Changi Singapura. Yuk manfaatkan kesempatan ini !.


Bersama emak2 keren Kumpulan Emak Blogger









Enaknya Kebab Frozen di Babarafionline

Kebab Baba Rafi frozen ? hmm awalnya gagal fokus juga membayangkannya. Hehhe maklum, yang selama ini diketahui, kebab itu, penganan asli dari Turki yang bersumber dari selimut kebab berisi daging panggang sapi atau ayam, sayuran, mayonaise, saos. Diracik "live" dan dimakan hangat-hangat, biar kulitnya terasa ngekerekes gitu. Lantas kebab frozen atau kebab yang dibekukan, apakah sesegar racikan "live"nya. Sempat ragu. "Ya udah sihh, dicoba dulu, jangan banyak dibayangin".. Hhehe seloroh sahabatku ini. 



kebab baba rafi frozen


Benar saja ketika kiriman kebab frozen dari seorang sahabat datang, barulah saya percaya, bahwa penampakan kebab frozen tak jauh beda dengan kebab non frozen. Isi kebab yang berupa sayuran, daging panggang, mayonaise, vanila tersimpan rapi dan segar di dalam balutan selimut roti tortilla khas kebab. Rasanya hampir tak ada beda dengan kebab biasanya. Cuma kemasannya saja yang lebih kecil.

Aku dikirimkan tiga box varian berbeda : beef, fruit, dan chijeu. Begitu digoreng dengan sedikit minyak menurut aturannya, gurih dan ngekerekesnya lebih berasa. 

Anakku Meilia dan Barra doyan banget dengan kebab fruitnya. Meili minta dibelikan lagi kebab rasa buah. Mayonaise melumer membanjiri buah-buahnya. Manis legit, gurih. Untuk beefnya, aromanya begitu digoreng semerbak banget, khas panggangan. Saus Baba Rafinya bikin makan nggak pake koma hhahha. Doyan sama laper bedanya tipis hehhe. Kalau Barra, suka yang chijeu. Di dalamnya berisi potongan telur dan saus keju ala Baba Rafi. Manis, legit, dimakan hangat tambah asoy deh. 


baba rafi online


kebab frozen


Kebab Bara Rafi frozen baru dibuat dalam 7 varian rasa, tiga rasa yang tadi ditambah  chicken, apple pie (apel segar dengan kismis dan kayu manis), chocoban (pisang,keju, dan cokelat) dan teriyaki. Satu box ada 8 buah kebab. Harganya Rp 40.000. 

Hhehe, jujur saya aku mendadak pindah selera begini. Jadi lebih menyukai kebab frozen. Lebih praktis dan nggak perlu repot nyari kebab kalau lagi kebelet kepengin. Tinggal pesan saja di www.babarafionline.com. Nggak pake lama langsung diantar. Apalagi sekarang ada gojek, jadi makin mudah. Cuma waktu pengiriman paket, Gojeknya "nggak bisa" antar, karena lokasi rumahku lebih dari 25 km dari pabriknya Kebab Baba Rafi di daerah Pondok Labu. Sementara, rumahku di Narogong, Cileungsi.. Alhamdulillah ada master kurir, dalam sehari kiriman sudah sampai;). Sebelumnya aku ditelepon dari pihak Babarafionline, bahwa kebab akan sampai hari itu juga. Wahh cepet bener.

Begitu sampai, Meili dan Barra yang memang sudah menanti, langsung minta digorengin. Menurut aturan, kebab yang udah setengah matang itu digoreng dengan sedikit minyak. Tetapi aku malah kebablasan, terendam minyak. Jadi berasa goreng bakwan heheh. Alhasil, kulitnya garing banget. Gurihhh pool. Kalau punya microwave, tinggal taruh aja dan dilumerin   mentega atau minyak. Maknyuss.. kalau kata Pak Bondan.


frozen food


Inovasi kebab frozen dari Kebab Baba Rafi ini masih tergolong baru. Bulan April 2015 mulai diperkenalkan ke publik. Namun soal bisnis makanan beku (frozen food), jangan ditanya deh. Suami istri Mbak Nilam Sari dan Mas Hendy Setiono sudah malang melintang di dunia kuliner frozen. Bahkan boleh dikata, frozen food adalah bayi pertama bisnisnya sejak tahun 2005. Mereka berjualan aneka makanan beku, seperti sosis, nuget, burger dan sebagainya. 

Lantas dimunculkannya lagi frozen food dalam line bisnis Kebab Baba Rafi Enterprise semata untuk merespon selera pasar yang kekinian : serba praktis, mudah, hemat waktu dan biaya. Sekaligus, ada idealisme dari Mbak Nilam Sari untuk mengangkat kuliner oleh-oleh nusantara yang berkualitas, sehat dan bergizi tanpa pengawet. Tanpa pengawet ? Ya, karena menurut Mbak Nilam Sari, makanan beku yang disimpan dalam suhu minus 8 derajat celsius, justru akan mematikan bakteri patogen. Jadi memang tidak perlu pengawet lagi. Teknik pengawetan makanan dalam bentuk beku sudah mahfum dilakukan masyarakat sejak berabad-abad lamanya. Meski begitu, sebaiknya makanan beku, dikonsumsi dalam tempo sebulan, meski tertera di label bisa tahan sampai 2 bulan, agar cita rasanya tak berubah dan mengundang mikroba hidup aktif lagi.. 




cireng

Selain kebab frozen, aku juga dikirimkan money bag, cireng, dan churos donut ala spanyol. Churos bentuknya mirip cakue. Tapi begitu dimakan beda banget. Gurih dan garing. Ada sambalnya juga. Manis  rasanya. Aku kurang begitu suka jika disantap dengan sambal yang manis. Cukup dikriuk aja tanpa sambal, udah enak banget buat cemilan sambil ngetik. Konon Churos ini makanan gaul anak kekinian heheh. Money bagnya gurih, mirip pangsit goreng. Untuk cirengnya nih, aku nilai juara banget. Hhehe aku termasuk fans berat banget cireng. Cireng frozen Baba Rafi punya cita rasa tersendiri. Garing, kriuk-kriuk rame gitu rasanya. Nggak lengket. Apalagi sambal rujaknya, bikin merem melek. Asem pedes manis. Maknyosss...

Makanan yang dijajakan lewat Baba Rafi Online akan terus berkembang variasinya. Saat ini, baru ada kebab baba rafi frozen, lumpia, churos, cireng, pangsit goreng,  schrimp roll, baso goreng, egg roll, hakaw dan money bag. Harganya, pas di kantong, alias nggak pakai mahal, sesuai dengan rasa dan kualitas. 

Pesan yuk sekarang kalau mau merasakan sensasi rasanya. Tinggal buka saja webnya di www.babarafionline.com, atau Whatsapp : 0818 0611 3226. Oya, bagi kamu yang ingin mengembangkan bisnis makanan frozen, bisa gabung menjadi agen Baba Rafi Online. Investasinya cuma Rp 2,5 juta, dah termasuk produk senilai Rp 1,5 juta. Baba Rafi akan membantu mempromosikan dan menyiapkan marketing toolsnya. Pokoknnya tinggal jualan saja. Syarat mutlak, punya kulkas dua pintu.



Kedai Catering Surabaya, Kateringnya Pameran Produksi Indonesia 2015

Sebagai warga luar Surabaya yang berencana mengadakan event di kota ini memang rada kesulitan mencari katering yang tepat. Apalagi acaranya lumayan lama,  4 hari, sejak tanggal 6 sampai 9 Agustus 2015. Yang bakal makan pun orang-orang penting Kementerian, serta pejabat daerah. Tidak enak makanannya, weiisss sebagai EO siap disemprot. 



Sampai mendekati hari H, klien EO saya, Samudra Dyan Praga belum juga menemukan katering pilihan. Sebenarnya sih sudah banyak yang menawarkan. Tetapi, Mbak Ratih dari Samudra Dyan Praga masih ragu memutuskan. Sampai suatu ketika, ia menanyakan kepada saya, barangkali ada rekomendasi katering di Surabaya. Wahh.. saya juga tidak tahu benar, mana yang enak dan tidak. Semuanya hanya berdasarkan, "kata orang". Bukan kebetulan, beberapa hari sebelum Mbak Ratih menanyakan katering, Alhamdulillah saya mendapatkan sponsor, nasi box untuk 60 blogger saat pembukaan Pameran Produksi Indonesia.

Ketemunya dengan katering Surabaya ini pun benar-benar Tuhan yang atur. Oya, di Pameran Produksi Indonesia (PPI) 2015, saya bertugas di bidang promosi media sosial, dan mendadak bikin acara blogger. Sementara bujet terbatas lantaran acara mengundang blogger mendadak, akhirnya saya berinisiatif mencari sponsor untuk makan blogger di hari pertama PPI. Hmm...gimana caranya ya, sempat bingung. Saya coba kontak rekan-rekan yang punya relasi di Surabaya. Mereka pun memberikan sejumlah rekomendasi. Saya coba tawarkan kerja sama sponsorship, hasilnya nihil. Hhehee, alias nggak ada yang mau memberikan sponsor nasi box. 


Saya tak patah semangat dan terus berdoa, semoga tujuan baik ini dimudahkan. Tangan saya berikhtiar browshing mencari informasi rumah makan atau katering Surabaya melalui sejumlah akun kuliner di instagram. Mbak Avy, partner saya juga sibuk mencari informasi sekiranya ada restoran di sekitar Grand City- tempat PPI diselengarakan,  yang bisa memberikan makan siang gratis. 

Alhamdulillah, tak berapa lama, tangan saya langsung nyangkut pada Kedai Catering yang waktu itu masang iklan Give Away di salah satu akun kuliner Surabaya. Isi promosi Givaawaynya : "Regram gambar ini (nasi uduk Ayam Geprek) untuk mendapatkan free lunch box". Wahh kebetulan nih. Kesempatan buat nawarin kerja sama, ngarep banget.

Nomer telepon Kedai Catering Surabaya yang tertera pada akun instagram yang sepertinya baru dibuat itu langsung saya hubungi. Alhamdulillah, mendapatkan respon positif dari Mbak Edgina, yang sepertinya pemilik katering tersebut. Saya menawarkan kompensasi dua buah review dan posting di instagram blogger yang makan siang.

Nasi Uduk Ayam Geprek buat blogger


Dengan penuh syukur, selang beberapa hari saya menceritakan hal ini ke Mbak Ratih bahwa blogger sudah mendapatkan sponsor katering. Dia tanya, "Enak nggak makanannya ? Kalau enak mau saya pesan buat panitia dan orang Kemenperin" Hhehe jujur saya bilang tidak tahu. Karena memang belum pernah coba. Tapi katanya sih enak. Saya coba yakinin begitu. "Beneran ya Mbak Ika enak..Awas deh kalau nggak enak ! ancam Mbak Ratih. 'Ya...bismillah aja Mbak.." jawabku tersenyum. Aku berikan kontak Mbak Edgina Tan dan hari itu juga Mbak Ratih menghubunginya. Alhamdulillah,  kerja sama Kedai Catering dengan panitia PPI 2015 deal. Mereka juga sekaligus memesan snack-nya.




Alhasil, rasa makanan Kedai Catering ini makyus banget. Porsinya untuk saya sih pas. Nggak terlalu banyak, tetapi kadang mau nambah hehe. Belum puas lidah ini menikmati kelezatan menu Kedai Catering Surabaya, ehhh dah keburu habis. Bumbunya berasa banget. Bagus juga sih porsi segitu, jadi tidak ada sisa makanan yang terbuang di dalam box. Makanan yang disajikan pun tidak mudah basi. 

Saya pernah beberapa kali diminta panitia membawa sisa box makan siang. Ketika saya coba makan sekitar jam 7-an,  rasanya masih enak. Rekan blogger, Mbak Nurul Rahmawati sempat juga membawa beberapa box sisa makan siang.

Makanan yang enak, pastinya ngaruh banget ke kerjaan. Alhamdulillah tubuh nggak drop keletihan, karena makannya nafsu. Terima  kasih Kedai Katering atas sponsornya untuk rekan-rekan blogger dan kompasianers. 






Oya ketinggalan Mbak Edgina Tan rupanya memberikan panitia dan saya oleh-oleh loh berupa lapis Surabaya. Surprise banget. Nggak nyangka kalau Mbak Edgina siang-siang, hampir pukul 13:00 datang ke hotel Garden Palace hanya untuk kasih oleh-oleh. Ketika datang, kami sedang sibuk angkut barang ke dalam mobil. Nyaris saja ketinggalan. Terima kasih Mbak Edgina, semoga kita bisa kerja sama lagi.

Kedai Catering Surabaya bisa dikontak di 0816 512141, PIN BB : 2b0a5437. Kedai Catering melayani katering harian dengan berbagai menu nusantara dan kue kue. Selamat mencoba Kedai Ketering ya. 




Rawon Buntut Sheraton Surabaya, Selezat Persahabatan Kami

Ke Surabaya, kalau nggak nyobain Rawon, rasanya memang nggak afdol ya. Padahal di Jakarta, kuliner Jawatimuran yang sudah menasional ini cukup banyak ditemui. Tetapi, kalau belum makan  di tanah kelahirannya, dimanapun menikmati rawon berasa tak bernyawa. Ini saya rasakan ketika mengunjungi Surabaya awal Agustus lalu.




Begitu menginjak Bandara Ir. Juanda, yang terbayang sejumlah kulinernya. Heehhe apalagi kalau bukan Rawon-nya. Bukan suatu kebetulan ada undangan dari seorang sahabat, nawarin makan rawon spesial di Hotel Sheraton yang terletak di Jalan Embong Malang, Surabaya.

Kota Surabaya memang tak ubahnya sebagaimana Jakarta. Macet hampir di berbagai ruas jalan. Saya tiba di Bandara Juanda, sekitar pukul 13:00. Jujur ini perut langsung keroncongan. Sahabat saya dari balik telepon bilang, tahan saja dulu, nanti kita makan rawon enak. Sayang kalau perut kamu udah kenyang. Hehhe bisa saja bujukan Mbak Avy ini. Ya sudahlah saya beli cemilah roti boy dulu sambil nunggu jemputan Mbak Avy. Nggak sampai 15 menit menunggu, sahabat yang selama ini hanya saya dengar suaranya dan lihat profilnya di facebook, akhirnya menampak juga. Pertemanan di dunia maya, Alhamdulillah bisa melahirkan persahabatan di dunia nyata. Hmm..rupanya Mbak Avy lebih cantik penampakan aslinya, begitu selorohku saat bertemu pandang dengannya. 





Pameran Produksi Indonesia (PPI 2015) adalah media, kami dipertemukan oleh Allah. Selama beberapa minggu kami berkoordinasi erat menyiapkan acara blogger dan kompasianer untuk mempromosikan pameran produk unggulan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian ini. Dan, hari ini kekompakan kami harus diuji. Alhasil, memang tak beda heheh. Begitulah adanya Mbak Avy yang saya dengar suaranya dari balik telepon.

Sambil bercakap tentang kesiapan acara PPI, tak terasa membunuh waktu satu jaman di dalam kendaraan. Hhehe..suami Mbak Avy yang menyetir kendaraan sepertinya sudah bosen kali ya mendengar celotehan perempuan-perempuan doyan ngomong ini. Sampai-sampai saya lupa, kalau tadi cacing-cacing di perut memberontak. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 15:30 Wib. Jam yang memang nanggung untuk makan.




Sesampai di Sheraton Surabaya, kami langsung mencari Kafe Bromo. Karena bukan jam makan siang, tak banyak pengunjung di kafe ini. Hanya beberapa pria bule yang mengambil area merokok untuk bersantai sambil menikmati kopi hangat. Mbak Dila, blogger Surabaya rupanya sudah lama di sini menanti kami. Aduhh jadi berasa penting bener. 

Asyik juga sih, nggak terlalu ramai, jadi bisa lebih nyaman dan santai ngobrol. Wara-wiri kesibukan pelayan kafe yang membereskan perangkat buffet siang tadi terlihat ramah melempar senyumnya ke kami yang memperhatikannya. Tak berapa lama kami menunggu, datanglah seorang pelayan wanita setengah baya sambil memberikan dua buah buku menu. "Yang terkenal di sini apa Mbak ?", tanyaku berasa basa-basi banget. Padahal tujuan utamanya cuma mau menyantap Rawon Buntut Sheraton yang katanya super enak itu.

Mbaknya pun "bekerja" mempresentasikan sejumlah menu andalannya. Dan, memang, rawon buntut yang paling dicari. "Kalau di sini Bu, yang paling terkenal adalah menu nusantaranya. Rawon buntut kita spesial loh Bu." ujarnya promosi. "Oke Mbak, saya pesan rawon buntut spesial ya. Trus minumnya apa ya ?" Saya bertanya lagi. Minuman  yang sekiranya sesuai dengan rawon. Mbaknya kembali merekomendasikan jus sawi Pak Coy. Hmmm..jus sawi. Kayaknya boleh juga nih. Setahu saya, jus sawi berserat tinggi dan berkhasiat menurunkan kolesterol. 






Tahu sendiri kan, rawon yang notabene berbahan utama lezat dari buntut sapi, sumsum, urat-uratan dan tulang sapi hancur ini penyumbang kolesterol lumayan tinggi. Kalau nggak kuat-kuat,  usai makan, langsung keliyengan. Kata ahli nurtrisi, menjelang usia 40, asupan makanan memang kudu dijaga. Kalau saya sih lebih senang menyebutnya, "bukan dijaga" tapi "disiasati". Asal jangan makan banyak-banyak dan keseringan aja. Dan, kalau pas lagi makan, harus tahu cara menetralisirnya.


Kurang lebih 15 menit, pesanan yang ditunggu pun tiba. Hmm..aromanya khas banget. Mbak Avy sebenarnya pengin juga pesan rawon. Tetapi, saya cegah agar pesan yang lain saja, biar  kita bisa saling coba hehe taktik . Dan, Mbak Avy pun setuju. Ia memesan sop daging segar. Cuma lirikan mata Mbak Avy kok ke rawon melulu ya heheh. "Ayo Mbak, dicobain nih !" tawar saya sambil mengaduk-ngaduk kuah yang ditaburi perasan jeruk nipis.


Kuah lebih pekat dari yang biasa saya makan 
rawon di warung Jawa Timuran di Jakarta. Slurrrppp...hirupan kuahnya berasa banget rempah-rempah. Apalagi buntut sapinya, kenyal, empuk dan gurih sekali. 

Bumbunya meresap kuat hingga  kunyahan terakhir. Rasanya, sulit untuk membuat lidah ini berhenti bergoyang. Kalau nggak ingat badan yang mekar, bernafsu menghabiskan satu porsi sekaligus. Tetapi, seporsi rawon buntut goreng Sheraton Surabaya ini jumbo loh. Cocoknya disantap oleh tiga orang. Dagingnya banyak.  Mbak Avy sesekali mencicipi rawon saya. Saya pun begitu, mencicipi sop daging yang dipesannya. Sama-sama enak. Jus sawi Pak Coy-nya segar sekali, pas banget sebagai penyeimbang makan rawon.

Tak terasa sambil ngobrol, suapan demi suapan rawon masuk lancar ke dalam perut. Satu-satu keringat mulai eksis. Alhamdulillah kepala saya tidak pusing. Manjur juga nih Pak Coy-nya sebagai penetralisir...ujar dalam hati. 

Mbak Etty Soraya, PR Manager Sheraton Surabaya kebetulan ada dan menyempatkan diri di tengah kesibukannya untuk bersilaturahmi dengan kami. Sudah lama juga saya tidak bersapa ria dengan Mbak Etty sejak risain dari Majalah Venue  akhir 2012 lalu. Ahhh...Mba Etty masih seperti yang dulu, cantik meski sudah brojol satu anak. 




Sambil menemani kami menghabiskan penganan, Mbak Etty bercerita seputar pekerjaannya dan perkembangan Sheraton Surabaya yang tengah direnovasi. Pembenahan giat dilakukan manajemen Sheraton Surabaya sebagai hotel bintang lima yang notabene memiliki tamu loyal yang tersegmen. Promosi lewat digital media pun kini tengah digarap serius  untuk lebih mendekatkan diri pada tetamunya. Jadi, teringat dulu semasa jadi wartawan, saya kerap menulis Sheraton Surabaya yang sumbernya dari release dan jawaban tertulis Mbak Etty. Kini, seperti mimpi bisa berkunjung ke Sheraton Surabaya dan bertemu dengan Mbak Etty. Dan, nyatanya memang, Sheraton Surabaya seperti yang tertulis di release. Nyaman dan homey.





Untuk membuang lemak, saya tergoda untuk menengok area luar ruang Kafe Bromo dan berjalan-jalan sebentar. Wahh..ternyata ada taman yang indah tersembunyi di sini. Pantas saja, tamu bule itu betah duduk-duduk di serambi kafe. Hamparan rumput yang terawat rapi. Kolam ikan yang jernih dengan puluhan ikan koi menari lincah di pusaran air. Tersedia juga kolam renang yang tidak begitu besar. Tetapi cukuplah untuk memanjakan tubuh di dalamnya. Ya, area taman ini memang digunakan untuk pesta kebun atau barbeque party. Romantis juga, bikin pesta nikah di sini. 

Sambil menanti senja, sejenak kami bersantai di jajaran tempat duduk pinggir kolam. Kalau tidak teringat pekerjaan yang harus kami selesaikan hari itu untuk acara keesokan harinya, rasanya  ingin berlama-lama di taman ini, tempat yang nyaman untuk mencari inspirasi, ide sekaligus me-refresh pikiran yang penat. Ahhh..kami jadi semakin asyik untuk saling bercerita.
















Advan Vandroid X7, Tablet "Galau" Otak Komputer ,

Berbicara tentang Advan, saya langsung teringat dengan sahabat saya sejak kuliah, bernama Listyanti. Sekitar setahun lalu saya memberikan hadiah tablet Advan untuk anaknya yang berulang tahun ke-7. Adik Nahwa namanya. Ia sangat mengimpikan punya tablet seperti teman-temannya untuk bermain game. Bukan kebetulan sedang ada rejeki lebih, saya ingin memberikan hadiah impiannya.


Listyanti, ibunda Nahwa
Saya dan suami berkeliling pusat perbelanjaan Slipi Jaya di Kawasan Slipi Jakarta Barat untuk mencari sejumlah tablet yang sesuai. Ada beberapa brand yang jadi referensi kami. Tetapi ketika kami coba telusuri sebagian diantaranya, rupanya kurang begitu sesuai. Hehe baik di fitur-fitur maupun bujetnya. Akoh, penjual handphone dengan berbagai pertimbangan akhirnya merekomendasikan tablet Advan. Saya coba cek layar sentuhnya, lumayan stabil. Games-gamesnya terisi penuh. Jadi nggak perlu repot lagi mengunduh games-games edukatif. Saya lupa tipenya.

Ketika diberikan, betapa senang Dede Nahwa menerima hadiah tablet Advan Vandroid. Ia anteng bermain di rumah. Namun, dalam perjalanannya, ternyata bukan hanya Dede Nahwa yang menggunakannya. Mamanya, Listyanti yang merupakan karyawan Balai Perlindungan Sosial Provinsi Banten rupanya juga kerap meminjam tablet Nahwa untuk memeriksa email atau browshing yang memperlancar pekerjaannya.





Melihat waktu itu saya bawa tablet Advan Vandroid ke rumah, Barra yang sempat melihat, jadi kepingin. Ia merengek ingin dibelikan tablet Advan seperti Nahwa. Sebenarnya Barra sudah punya tablet, tetapi jika dibandingkan dengan tablet Advan kepunyaan Nahwa beda banget. Hhehe ya sih mereknya juga beda. "Ya, Insya Allah De, nanti kalau ada rejeki, Mama belikan," jawabku menenangkan.

Saya menilai, tablet juga penting perannya untuk mendukung Meili dan Barra termotivasi belajar. Banyak permainan edukatif yang bisa diunduh lewat tablet. Tablet yang selama ini digunakan Barra memang sudah mulai rusak. Ada rencana mau beli, tetapi waktunya belum enak buat jalan-jalan. Kesibukan yang tiada henti sampai kurang punya waktu berkeliling mal mencari tablet yang sesuai antara kualitas dan bujet. Sampai suatu ketika, ada undangan dari Kumpulan Emak Blogger untuk menghadiri acara peluncuran tablet Advan Vandroid X7. Wahh kebetulan nih, memang sedang mencari. Dengan bersemangat, saya langsung mendaftarkan diri. 

Peluncuran Advan Vandroid dilaksanakan di Hotel Fairmont, Jalan Asia Afrika, Gelora Bung Karno, Jakarta (3/8). Siang itu saya agak telat, karena harus menyelesaikan sejumlah pekerjaan. Area 'meeting blogger" sudah disesaki ratusan blogger dari Blogger Reporter dan Kumpulan Emak Blogger. Wahhh penuh keriangan, mereka saling berfoto di photo booth. Tidak sedikit dari mereka yang duduk-duduk beramah tamah dan saling temu kangen. Ya, ajang ini memang menjadi seperti silaturahmi dan halal bihalal blogger. Keakraban di dunia maya tengah dibuktikan di dunia nyata.



Sambil mengantri saya bercakap dengan Mas Ahmed Tsar Blenzinky, salah seorang pengurus Blogger Reporter yang beken banget di kalangan dunia perbloggeran. Ahh senangnya. Bertemu juga dengan beberapa pengurus Kumpulan Emak Blogger, Mbak Sumarti Saelan, Mbak Tanti Amelia,dan Mbak Irma Susanti. Mbak-mbak EO Advan juga nggak kalah sibuknya mengatur absensi dan acara. Saya kebagian nomor doorprize 75. Hhehe sempat ngarep dapat doorprize Advan Vandroid X7. Lumayan buat anak. 

Lucu juga nih tablet. Meski kalau saya perhatikan dari penampakan luar  agak galau. Dibilang smartphone bukan, disebut tablet juga nanggung. Kayaknya memang anti mainstream dalam dunia pertabletan. Saya termasuk pengguna tablet yang setia loh sejak menerjuni dunia writerpreneur dan media sosial. Jujur, suka rada kerepotan dengan tubuh tablet yang bongsor, memenuhi lebaran genggaman saya. Apalagi kalau bobotnya yang berat. Huff bikin tangan keram dan kaku..hhehe semoga nggak stroke. 




Sebagai pekerja sosial media, tablet menjadi salah satu senjata saya selain smartphone. Dari segi besaran, memang enak sih. Jemari begitu leluasa menekan tuts. Apalagi kalau buat desain, nyaman pakai tablet. Sampai-sampai saya malas membuka laptop sejak memiliki tablet. Sempat bermimpi,ada tablet yang ukurannya pas di tangan, dan tidak berat. Hmmm sepertinya Advan Vandroid X7 membuat saya kepincut. hehehe. Lantas buat Barra yang mana ? Aduhh ibu yang galau nih. Rencana buat anak, malah jadi kepingin. 

Saya mencoba-coba tablet ini sebelum masuk ruangan, benar-benar bikin galau. Tubuhnya nyaman dipegang meski cuma satu tangan. Tablet ini juga bisa berfungsi sebagai telepon alias bisa menerima panggilan. Hhehhe memang ukurannya lebih besar dari smarthphone, tetapi okelah buat panggilan, sms dan aktivitas komunikasi lainnya.

 Layar sentuhnya  cukup responsif dan  tajam dengan kekuatan 1024 x 600 piksel. Ada kamera depan VGA. Lumayanlah untuk menyalurkan ide kreatif bagi yang suka selfian atau welfian. Di bagian atas layar tersedia video chat. 

Oya, perlu diketahui juga, Advan Vandroid X7 tidak dilengkapi dengan tombol fisik di bawah layar. Jadi, untuk semua navigasi berada pada  layar sisi bawah. Jika kita melihat pada bagian muka, akan terlihat permukaan antar muka tablet yang menggunakan UI khas Advan. 




Agar hasil foto lebih maksimal, kamu bisa gunakan lensa kamera yang terletak pada bagian belakang. Lumayan sih kekuatannya untuk ukuran tablet yaitu 2 Megapixel disertai lampu flash LED di bagian tengah atas. Loudspeaker ada pada bagian bawah. Untuk pengaturan volume dan power, diletakkan pada bagian samping kanan dan berdekatan. Sedangkan, pada bagian samping kiri dibuat polos, tanpa ada tombol/ panel apapun

Advan Vandroid X7 menyediakan 2 slot SIM dan slot microSD. Tempat penyimpanannya terletak di area dekat loudspeaker. Baterainya bersifat non-removable dengan kapasitas 2500 mAh.

Nah sekarang kita ngomongin prosesornya ya yang boleh dibilang jantungnya Advan Vandroid X7. Ternyata, Advan Vandroid x7 ini ditenagai oleh chipset Intel Atom X3 (intel soFIA) quad-core berkecepatan hingga 1 Ghz yang ditandem dengan kekuatan memori RAM 1 GB dan memori internal 8 GB.

 Advan Vandroid x7 menjadi tablet pertama di dunia yang menggunakan intel Atom x3. Wuiihh mantep. Dengan tenaga mumpuni, pengguna bisa bermain game 3d berukuran berat tanpa lag yang berarti alias lancar dan cepat. Wohooo pendoyan games marilah beralih ke Advan Vandroin X7.




Sedangkan untuk sistem operasinya menggunakan Androin 5.1 Lollipop.  Selain itu, pengguna juga disuapi dengan kepuasan akses data internet via 3G HSDPA. Dan, semua sistem kinerja Advan Vandroid x7 berbasis SoC (System on Chip). Artinya, semua fitur seperti RAM, bluetooth, Wi-Fi dan lainnya terintegrasi dengan processornya sehingga lebih maksimal dalam penggunaan ruang dan daya yang ada. Pastinya sih makin tangguh. Wahh kalau fiturnya kayak gini, sukses yang galau adalah saya. Mau beliin buat Barra atau menggantikan tablet yang selama ini saya gunakan. Soal harga apalagi, nggak bikin cembetut. Cuma Rp 1.099.000. Udah deh langsung liat ATM mau ngambil xixixixi.

Menariknya lagi, setelah mendengar penuturan Tjandra Lianto, Direktur Marketing Advan, ternya Advan ini buatan Indonesia loh. Waaduhh kemana saja saya baru tahu hal ini. Saya kira buatan negeri Cina (nunggu disambit tablet deh sama Pak Tjandra hehehe). Hhhe memang rada keterlaluan juga sih saya.

Sebagai perusahaan teknologi yang berbasis komputer, Advan sudah berdiri di Indonesia sejak 1998. Produk besutan Advan diantaranya : TV Plasma, Notebook, tablet, PC, smartphone hingga aksesoris digital (USB, speaker, flashdisk, MP3, MP4, UPS dan sebagainya).




Advan terus berinovasi dan mengembangkan produk-produk yang berorientasi pada kebutuhan konsumen Indonesia. Makanya tak heran, inovasi yang terbilang ngotot dan harga yang super ramah memberikan kesan tersendiri di hati masyarakat Indonesia. 

Berbagai penghargaan diraihnya. Salah satunya " The Most Favorite Brand 'Indonesia Netizen Brand Competition 2013 dari Majalah Marketeers. Kemudian menjadi market leader penjualan tablet PC di Indonesia. Dan, saat ini tablet Advan Vandroid masih nangkring pada market share teratas. Sedangkan untuk smarthone, Advan cukup puas bertengger pada urutan ke-4 market share Indonesia. Bangga dengan produk Indonesia..!