Jual Daster Batik

Jual Daster Batik

RoomToday, Solusi Room Hotel Saat Last Minute

Butuh  room hotel saat last minute ? hmmm itu pernah saya alami beberapa kali. Dan selalu galau hehhe. Gimana nggak galau, harus nyari satu per satu hotelnya di sejumlah situs booking online. Butuh waktu lumayan buat browsing. Kalau internetnya bisa diajak kerja sama sih oke, kalau nggak rela, hmmm urat sabar jadi menjendol, menanti setia jaringan yang lagi muter-muter. Pernah juga saya langsung telepon hotelnya. Welehhh harganya bikin bibir manyun karena ga ada diskon, sementara honor belum pada turun...



roomtoday solusi room hotel saat last minute


Kejadian butuh hotel terdesak belum lama saya alami nih. Maklum pekerja freelancer seperti saya yang Alhamdulillah punya klien menjangkau lintas propinsi, kadang harus selalu siap dengan segala kondisi yang dialami di jalan. Enaknya kalau suami bisa anter dari rumah di Cileungsi ke Serang, Banten. Tapi kalau suami sedang ada kerjaan sehingga nggak sempat antar, jadilah saya pergi sendiri. Disitu saya selalu gambling, harap-harap cemas menunggu bis ketika pulang. Alhamdulillah kalau dapat cepat. Kalau nggak...bisa hampir dua jam nongkrong di pinggir jalan menghadang bis Kampung Rambutan-Serang. Pernah sampai setengah 9 malam belum dapat bis. Wufff...deg-degan. Suami sih udah siap jemput kalau kemalaman di Kampung Rambutan..Tetapi kalau lagi dia hectic  atau kebetulan pas di luar kota, derita gue banget nih...menenangkan hati yang berdebar takut.

Akhirnya memutuskan nginep di hotel karena sudah  lewat jam 9. Waduhh...cukup repot juga. Pertama, saya harus tahu hotel apa aja di Serang melalui searching di Google via smarthone dengan kata kunci "hotel serang", "hotel murah di Serang". Di sejumlah situs booking, nggak begitu banyak menampilkan hotel di kota ini. Sekalipun ada, welehhh lumayan tinggi tarif kamarnya, lantaran bintang 3 dan 4. Ada juga beberapa hotel yang harganya masuk bujet. Tetapi begitu saya hubungi, lama nyambung sampai pulsa abis. Waduhh..ngurut dada. Pulsa abis bro and sist...Saya harus nyari-nyari yang jual pulsa. Makan waktu banget.


roomtoday solusi room hotel saat last minute


 Malam makin larut, akhirnya  nekat, telepon klien, mohon ijin nginep di wisma lansia..Ya, klien saya ini adalah pengelola hunian lansia di Banten, Balai Perlindungan Sosial Provinsi Banten. Ada beberapa kamar kosong di sana. Malu-malu gimana gituh..daripada hati dag dig dug derr terus di jalan karena takut "diapa-apain". Mending, nginap di Wisma Lansia. Klien saya Alhamdulillah baik banget, malah nyaranin saya pulang besok pagi. 

Itu baru satu pengalaman hehe, belum lagi waktu saya masih jadi jurnalis, seringkali pulang kemaleman. Udah malam, hujan pula dan awet nggak berenti sampai tengah malam. Rumah saya di Cileungsi, sedangkan kantor Gondangdia-Jakarta Pusat, keretaan. Sampai melewati jam akhir jadwal kereta, kerjaan belum selesai atau hujan nggak berhenti..bikin horor di jalan..Butuh hotel menginap banget. Yang nggak perlu repot pesennya dan harganya murah. Ahhh...selalu nggak nemu waktu itu..;(. Ujung-ujungnya nginep di kantor..Nggak sehat  ya pola hidupnya jaman lampau heheh. Atau pas DL, nggak rencana nginep, karena belum selesai kerja atau ada tambahan iklan masuk, nginep di kantor dijabanin. Mo pulang kemaleman, nggak dapet kereta pula.




Alhamdulillah, begitu mendengar dari teman ada  mobile apps booking room hotel khusus saat last minute...Wahhh saya langsung menyambut gembira. Nggak pake lama, langsung unduh aplikasi RoomToday di smartphone android saya. Kebayang berguna banget ini. Terutama juga buat kamu yang saat terdesak butuh room hotel, nggak perlu repot lagi. Tinggal  buka aplikasinya dan di dalamnya tersaji penawaran hotel-hotel dari berbagai daerah yang memberikan harga spesial room hotel dan bersih (nett) pada hari itu. Harga bersih (nett) termasuk pajak dan lain-lain. Jadi yang tertera didisplay, itulah yang harus dibayar, tidak ada harga harga diluar dugaan.

Cara pembayarannya, baru bisa pakai kartu kredit, tapi kataya dalam waktu dekat bisa bayar pakai debit ATM. Prosesnya mudah, cepat lagi. Tinggal klik. Wahhh bikin mupeng. Yang suka bikin bete itu, kalau harga yang ditampilkan terkesan murah, tetapi begitu disamperin,ehh billingnya malah lebih mahal dengan tambahan ini itu. Berasa seperti dibohongi dengan iming-iming murah. 

Tapi di RoomToday, itu tidak main yang kayak begitu, pokoknya best deal banget buat konsumen. Harga nett, dan lebih murahnya itu loh..yang menggoda. Malah, customer bisa mendapatkan kejutan sewaktu-waktu, dapat kamar  upgrade alias lebih tinggi dari penawaran di RoomToday. Wohoo..Tapi ini sewaktu-waktu ya. Semacam memberikan kejutan spesial gituh. 











Dan, yang perlu dicatat di memo, semua penawaran room hotel sifatnya tidak lama. Kurang lebih  12 jam. Setelah itu, jangan harap dapat harga spesial. Harga room di hari itu, akan berbeda di hari lainnya. Harga room sekarang ya untuk sekarang, besok ? ngarepnya bisa lebih spesial hehehe. Kalau begitu,yang lagi butuh room cepet, ya udah langsung booking aja, jangan dientar-entar, biar nggak keburu diambil orang.

Hotel-hotel yang bergabung menjadi member RoomToday rata-rata bintang 2 sampai 4. Letaknya di lokasi strategis dan berdekatan dengan point of interest, diantaranya kawasan perkantoran, perbelanjaan, rumah sakit, bandara, terminal, stasiun atau hiburan dan wisata. Nah, bagi kamu nih yang suka bepergian atau sedang dinas kantor tiba-tiba pesawat delay lama, nggak perlu rusuh lagi nyari room hotel, tinggal buka apps RoomToday, dan langsung klik booking roomnya. 







Hotel-hotel yang bergabung lokasinya saat ini baru di Jakarta dan sekitarnya. Bertahap akan dikembangkan di kota-kota lain di Indonesia. Termasuk, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Asia deh pokoknya tahun depan. Asiik nih, yang suka travelling, butuh room hotel last minute. Ya jawabannya RoomToday.

Hotel-hotel yang bakal kasih kejutan kepada member RoomToday, yaitu Ambhara Hotel, Busines Hotel Tomang, Feodora Hotel Grogol, Grand Asia Hotel, Max One Hotel Sabang, Nalendra Hotel, Nite and Day Hotel, Pomelotel, Royal City Hotel, Royal Kuningan Hotel, Sparks Life Hotel, Swiss-Belhotel Airport Hotel, Zest Hotel Airport dan sebagainya. 





Wahh senangnya Hotel Ambhara udah masuk jaringan RoomToday. Soalnya, letaknya tinggal ngesot dari terminal Blok M. Xixixi, pengalaman juga nih pernah nggak dapat bis ke Cileungsi, karena sampainya kemaleman di terminal ini. Apalagi besok paginya ada meeting new project di daerah sekitar Kebayoran Baru. Bisa menginap di hotel Ambhara memang solusi biar nggak telat. Kalau telat meeting dengan klien baru kan...hmm bisa horor juga hasilnya xiixi. Pengalaman banget sih suka telat kalau meeting. 

Soal bayarnya, hehehe kompromi, suka-suka kita mau pakai apa. Kartu kredit, ATM/transfer, internet banking, SMS Banking. Tetapi, kata yang ngurus RoomToday waktu saya hubungi, sekarang masih pakai kartu kredit dan transfer, ke depannya akan dilayani melalui fitur-fitur pembayaran tadi. 


Keuntungan bagi hotel yang bergabung di RoomToday


RoomToday bukan hanya menjadi solusi bagi customer yang butuh kamar mendadak, saat last minute dan urgent loh, tetapi sekaligus bagi hotelnya. Loh kok hotel ? Ya iya dong. Kebetulan, saya datang waktu soft launching RoomToday atas undangan teman saya di Hotel Ambhara (1 Oktober 2015). Yang hadir adalah kalangan hotel yang notabene di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Seru juga sih blogger bisa kenal dan gaul dengan rekan-rekan hotel. 


roomtoday solusi room hotel saat last minute


Menurut Bapak Kemal Sudiro, Regional Advisor RoomToday, kehadiran RoomToday merupakan jawaban dari masalah hotel yang suka kedapetan kamarnya kosong karena pembatalan mendadak oleh calon tamu. Atau saat non peak season, kamar-kamar banyak yang kosong. Ya, singkatnya membantu hotel meningkatkan okupansi mereka. Sayang daripada room-roomnya tidak terpakai, mending jadi member RoomToday. Gratis lagi kalau jadi member di bulan pertama, tanpa komisi. Tinggal jualin aja room-room hotelnya di RoomToday. Bahkan sedang dipersiapkan aplikasi yang memudahkan hotel mengupdate atau memposting sendiri room-room yang akan dijual saat last minute. Asyiik kan. Harganya pasti-pasti. Ga ada hidden price.

Lapak jualan room udah diposting sore hari setiap harinya, sekitar jam 5-an. Pihak hotel bisa ngukur-ngukur sendiri, kamar apa saja yang bisa ditawarkan untuk tamu. Termasuk kamar di luar ekpektasi tamu, alias lebih tinggi. Hehhe...ini penarik supaya tamu pesan lagi di RoomToday. Bahagianya bisa kasih kejutan spesial yang menyenangkan kepada para tamu.

Lantas bagaimana keuntungannya ke RoomToday yang sudah membantu promosi sekaligus jualin room hotel mereka ? Best deal. 


Berbeda banget dengan situs-situs booking online. Ya iya, karena ini bukan situs booking online atau Online Travel Agent (OTA), melainkan mobile apps booking room hotel yang sifatnya private. Nggak ada rate hidden fee, konversi harganya juga disesuaikan dengan mata uang lokal (rupiah to rupiah, dan dollar to Rupiah kalau bookingnya untuk hotel di luar). 

Hotel-hotel member RoomToday hanya dikenakan potongan 10 persen pada setiap transaksinya. Tetapi, tunggu dulu nih, potongan 10 persen baru mulai diberlakukan setelah bulan keempat join atau setelah transaksinya menembus 200 kamar (mana yang lebih dulu aja). Asyik kan...Nggak  ujug-ujug potong aja. Dalam tiga bulan atau sebelum mencapai 200 kamar pertama (mana yang lebih dulu) sama sekali tidak ada potongan alias free. Lumayan buat exposure pasar. 



Seandainya saya punya hotel, hmm langsung ikutan gabung di Roomtoday (mimpi dulu ahhh). Cara gabungnya juga mudah. Kunjungi aja www.roomtoday.asia dan isi form yang sudah disediakan. Pastikan alamat dan nomor telepon yang dimasukkan benar dan lengkap ya agar segera difollow up oleh staf RoomToday untuk memproses keanggotaan dan setelah itu bisa  langsung cusss nawarin room hotel. 

Teknologi mobile apps booking room hotel ini diadaptasikan dari Amerika loh. Ssttt...bocorannya nih salah satu dewan pendirinya dan pembuat sistemnya adalah anak buahnya Bill Gates. Bisa masuk Indonesia ? Ya, karena mereka berpartner dengan orang Indonesia yang juga punya share bisnis untuk mengembangkan teknologi mobile apps booking hotel ini. Ini dia tim RoomToday.



roomtoday solusi room hotel saat last minute


Oya sobs, bagi yang udah unduh apps RoomToday, siap-siap ya pantengin appsnya. Karena selama bulan Oktober ini bagi kamu yang melakukan pemesanan room hotel via Roomtoday akan mendapatkan potongan diskon lagi 100 ribu. Jadi harga yang udah spesial di Roomtoday, di-cut lagi sebesar 100 ribu. Weiisss...asyik juga nih.

 Caranya, setelah pilih payment methode, dibagian bawahnya ada tulisan 'promotion code', klik icon + , dan tulis disana "Launch" ya. Langsung harga yang tertera di RoomToday langsung terpotong 100 ribu. Lumayan..

Yuk buruan unduh apps RoomToday di smartphonemu...gratis !









Follow juga yuk
Fanpage Roomtoday : https://www.facebook.com/roomtoday?fref=ts
Twitter dan IG : @roomtodayhotels


Ketika Piknik Itu Penting untuk Belajar Hidup

Waduhhh judulnya kayaknya berat nih...belajar hidup. Hmm...tetapi memang kenyataannya itu yang coba saya susupi pada anak-anak ketika piknik. Kalau karyawan kantor, piknik itu penting untuk me-refresh semangat kerja, membuang kepenatan,  merangsang kreativitas dan inspirasi. Kalau bagi saya "pekerja di rumah" piknik itu penting, banget malah untuk sekaligus menanamkan nilai-nilai kepribadian bagi anak-anak. 




Maklum, setiap hari terasa piknik. Ketemu dan bermain bersama anak sambil bekerja penuh passion (writerpreneur). Paling rada stress kalau terjebak DL, materi yang ditulis rada sulit sementara DLnya mepet atau bolak-balik meeting ke Jakarta yang notabene macetnya bikin kepala pening. Cileungsi-Jakarta kalau dijabanin beberapa kali seminggu memang bikin badan ngerentek. Apalagi  ditambah sinyal internet yang putus nyambung begitu mau nulis di rumah, sukses bikin spanneng otak. Segera...butuh piknik bersama anak-anak ;)

Dua anakku juga berhitung banget. Melihat dalam seminggu ketemuan kami tidak intens, wikennya langsung ditembak minta jalan. Ga jauh-jauh sih, di seputaran Bekasi, Cibubur, Bogor, Jakarta pinggiran dan Bandung. 







Piknik yang biasa kami lakukan juga cukup simple dan kebanyakan dilakukan keluarga seperti  berenang, makan di mal atau resto, ke toko buku, nonton film bioskop, mengunjungi museum, pameran,  tempat-tempat yang menimbulkan kesan tertentu atau silaturahmi ke saudara dan kolega dekat. Jadi, pengertian piknik luas banget ya. Intinya melakukan sesuatu berbeda yang membuat kita merasa lebih hidup, lebih bersemangat, lebih memiliki inspirasi, dan lebih sadar menjadi hamba Tuhan. Tuh kan berat xixixiix

Biasanya sebelum memutuskan piknik, saya selalu hubungkan dengan studi Meili, anak pertama  yang saat ini kelas 5 SD. Sekalian menjelaskan materi pelajaran yang sekiranya perlu pendalaman. Termasuk  untuk penanaman budi pekerti dan akhlak. 

Agustus lalu, kami piknik yang agak berbeda dari biasanya yaitu mengunjungi  hunian lansia di kawasan Sentul. Bukan kebetulan, kediaman kami di Cileungsi tidak begitu jauh ke Sentul, kurang lebih satu setengah jam jika tidak macet di Cibubur. Meilia dan Barra memang lagi kepingin banget liburan di Bogor. Meski Bogor pinggiran, tetapi kami berkesempatan pula berkeliling kota Bogor  menikmati kulinernya. 

Foto-foto di Rukun Senior Living







Mengunjungi tempat lansia sebenarnya bukan kali pertama buat Barra. Saya pernah mengajak Barra mengunjungi hunian lansia di Balai Perlindungan Sosial Provinsi Banten, kota Serang. Sahabat saya bekerja di balai itu, dan kami sedang menggarap beberapa proyek kecil untuk pengembangan Balai. Sekalian silaturahmi, saya mengajak Barra melihat suasana kehidupan lansia di sana. Meili tidak ikut karena ada acara di sekolah. Namun kala itu, Barra nampak tidak nyaman. Hehhe soalnya tidak ada mainannya. 

Mengulang kunjungan ke hunian lansia, saya mengajak Meilia dan Barra liburan ke Rukun Senior Living yang berlokasi di Jalan Babakan Madang No. 99, Sentul Selatan. Saya memang mempunyai maksud mengajak anak-anak ke tempat ini, agar mereka lebih menyayangi mbahnya yang kini tinggal bersama kami. Memberi kasih sayang utuh kepada satu-satunya nenek yang masih kami punya. Aktivitas saya yang banyak di rumah memang meluangkan waktu cukup untuk saling memberi kasih. Kalau tidak ada Ibu di rumah, boleh jadi saya tidak bisa mengerjakan pekerjaan dari klien dengan tenang. Di rumah, Ibu saya menjaga Meilia dan Barra sehingga saya bisa tenang meninggalkan mereka jika ada meeting di Jakarta. 








Sebelum berkunjung, saya memberi tahu webnya dulu ke Meili. Kabar Sentul punya hunian berkelas untuk lansia sudah aku dengar dari pengurus Balai Perlindungan Sosial Provinsi Banten. Penasaran juga ingin melihat dari dekat bagaimana pemeliharaan lansia di sana. Rencana kami ingin touring saja, keliling Sentul. Ada beberapa spot wisata menarik di sana, untuk kemudian melaju ke Bogor. Jujur nih, kuliner Bogor belum ada yang menandingi. Banyak tempatnya dan enak-enak. 

Tetapi begitu kami buka webnya, wahh ternyata ada penginapannya juga dan kolam renang. Meili dan Barra berjingkrakan ketika ada kolam renangnya. Akhirnya kami memutuskan menginap semalam jadi bisa lebih leluasa liburan di Bogor, menikmati beberapa spot kuliner.

Sempat berbincang dengan staf di bagian reception. Rukun Senior ini sudah dihuni sebanyak 14 orang yang rata-rata berusia 70 tahunan. Mereka berasal  dari berbagai daerah bahkan lintas negara. Ya, ada yang berasal dari Amerika. Orang Indonesia yang lama bermukim di Amerika, dan ingin menghabiskan masa tua di Indonesia. Dia sebatang kara hingga menghembuskan nafasnya di Rukun  Senior Living tahun lalu.






Hunian yang diciptakan menyerupai hotel bintang empat ini baru dipublikasikan tahun 2012. Tidak mudah memang memasarkan konsep hunian untuk lansia ini. Selain kerap berbenturan dengan budaya timur Indonesia yang notabene ingin membalas budi orang tua dengan cara merawat orang tua sebaik mungkin sampai akhir hayat. Pun  harga tinggal di Rukun Senior Living lumayan tinggi.

Hehhe tinggi pastinya bagi orang yang tidak punya uang. Bagi mereka yang kaya raya dengan aset berlimpah, rasanya harga dua puluh jutaan sebulan itu tak mahal. Pelayanannya bagus, aktivitasnya pun membuat warga senior--sebutan untuk usia lanjut-- merasa jadi lebih hidup. Mulai dari berkebun, olah raga, membuat kerajinan tangan, memasak, berkesenian sampai saling sharing ilmu dan skill yang mereka miliki. Selain itu, mereka kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial bersama penduduk setempat.

Meilia dan Barra melihat dari dekat bagaimana dengan penuh kasih sayang, kakak-kakak cantik Rukun melayani warga senior. Mereka mengajak warga senior berkeliling, mendengarkan sepenuh hati curahan hati mereka. Wahh dua anakku langsung memeluk mbahnya. Indahnya memang yang membelai kasih itu anak dan cucunya. Rasanya ingin selalu berdekatan dengan Mbahnya. "Makanya, jangan suka bikin Mbah repot ya. Kalau main, diberesin lagi. Jangan nunggu mbah atau mama berkoar dulu baru dibereskan," ujarku kepada Barra.

Rata-rata warga senior yang menghuni Rukun memang tak punya anak. Seandainya ada, itu juga lokasinya jauh di luar negeri. Sementara, mereka lebih nyaman tinggal di Indonesia. Ada juga yang anak-anaknya sibuk sehingga membayar perawat melayani kebutuhan keseharian orang tuanya. Sepi...begitulah yang dirasakan mereka. Meski di rumah besar ada perawat yang mengasuh, mereka ingin bercengkerama dengan seusianya, saling bercerita tentang kesuksesan masa lampau,  berbagi dan sebagainya. Itu lebih menyehatkan. 




Menurut karyawan di Rukun, warga senior (sebutan lansia di Rukun Senior), tidak sedikit warga yang dulunya tinggal bersama perawat sakit-sakitan. Tetapi begitu menghuni Rukun, mereka jadi sehat dan ceria. 

Penampilan karyawan yang mendampingi warga senior di Rukun ini juga friendly banget, casual berkaos ungu dengan wajah yang selalu berbinar senyum. Gimana nggak bikin betah dengan keramahtamahan itu. "Meili juga jangan suka manyun dan ngambekan. Mbah pasti tidak suka melihat wajah cucunya yang manyun terus," ujarku pada Meili.

Rukun Senior yang menghampar di area seluas 2000 m2 didesain menjadi sebuah hunian yang asri dengan panorama alam yang mendamaikan. Ada danau buatan, pepohonan rimbun, taman bermain, jacuzzi, ruang sauna, kolam renang, area jogging, dan gazebo- tempat santai, ruang theater, kafe dan sebagainya. 

Warga senior yang tinggal di Rukun ada syaratnya : harus sehat jasmani dan ruhani. Bukan yang bedrest. Pemeriksaan kesehatan secara berkala senantiasa dilakukan untuk mengontrol kesehatan mereka.


Bersama dengan Bapak Januar Darmawan, pemilik Rukun Senior Living

Rukun Senior memiliki 60 kamar. Tapi baru diisi sepertiganya. Sambil memperkenalkan tempat ini, pengelola menyewakan sejumlah kamar untuk tamu yang ingin liburan. Atau digunakan anggota keluarga kala menjenguk. Di kamar inilah kami akhirnya menginap. Menurut Bapak Januar Darmawan (80 tahun), pemilik Rukun Senior yang saya jumpai sedang berkeliling di Rukun, sepenuhnya kamar yang ada akan diperuntukan sebagai kamar warga senior. 'Di sini bukan hotel, tetapi hunian warga senior. Bertahap masyarakat Indonesia akan mengerti fungsi sebuah hunian yang membahagiakan lanjut usia," ujarnya sambil tersenyum. 

Meski usianya sudah menginjak kepala delapan, tetapi fisiknya masih bugar dan daya ingatnya bagus. Ya, Pak Januar ini adalah ex CEO PT Nutrifood Indonesia. Ia seorang pebisnis yang dermawan. Kesehatan dan kebugaran fisik yang ia rasakan, tak lain disebabkan perasaan bahagia yang selau terpupuk.  Ia memegang dogma hidup, "kesenangan hidup yang sebenarnya hanya dapat diperoleh ketika Anda membahagiakan orang lain. Makin banyak yang dibahagiakan, makin banyak kesenangan dan kebahagiaan yang justru kembali pada kita," Aihhh...indahnya prinsip hidup yang demikian. 


Wefian dengan Barra di Kebun Raya Bogor


Aku menanamkan sikap itu pada Meilia dan Barra. Mereka suka tiba-tiba bertengkar karena rebutan mainan. Kadang adiknya usil suka mengganggu barang milik kakak, sedangkan kakaknya juga pelit tidak mau meminjamkannya sebentar saja. Di sini, aku coba bilang, kalau Kakak Meili dan Dede Barra bisa saling berbagi, tidak pelit, nanti jika ada rejeki Mama akan belikan lagi yang lebih bagus dan ajak jalan-jalan ke tempat yang menyenangkan. Kalau sudah diiming-iming gitu, biasanya keduanya langsung nagih terus xixixix...semoga ya anak-anakku, kita bisa jalan-jalan lagi. Masih banyak tempat di Bogor yang cakep-cakep belum dikunjungi. 

Pagi hari kami menikmati suasana sejuk di Rukun. Kakak Meili  puas sekali berenang dari pagi sampai siang. Pukul 12:00 wib, kami melanjutkan perjalanan ke kota Bogor sekalian makan siang di Waroeng Sop Ayam Klaten Pak Mien, jalan-jalan di Kebun Raya dan menikmati minuman susu di Momo Milk Barn di Jalan Kantor Pos, Kota Bogor. Barra dan Meili penggemar susu cair. Family time di kafe hangout ala anak gaul Bogor cukup menyenangkan. 




Sop Ayam Pak Mien-Klaten di Bogor



Tulisan ini diikutsertakan dalam "Lomba Blog Piknik itu Penting"






















Rice Cooker Philips Bikin Enak dan Sehat Nasimu

Ngomongin rice cooker saya jadi teringat dengan ibu saya. Pasalnya, ibu yang sampai saat ini tinggal bersama kami kerap sekali mengeluhkan soal rice cooker. Katanya bikin nasi nggak enak, cepat basi, rasanya hambar, de el el. Sampai akhirnya kami pernah memutuskan kembali lagi memasak nasi dengan cara konvensional. Onggokan bangkai berbagai merek rice cooker kami yang sudah rusak  kini menjadi saksi bisu yang siap dijual ke penjual barang bekas keliling :). 

Pak Bondan Winarno, Ibu Maria Simanjuntak, Marketing Manager Domestic Appliances Philips Personal Health Indonesia dan Jasper Westerink, General Manager Philips Personal Health Indonesia dalam prosesi peluncuran rangkaian rice cooker terbaru Philips di The Hall Senayan City, Jakarta (30/9). Sumber foto : doc Philips


Awalnya kami pakai rice cooker itu lantaran tetangga yang nawarin kreditan rice cooker. Semula,  keluarga kami selalu memasak nasi dengan cara tradisional. Beras dicuci, direbus sampai mendidih, diaronin hingga tanak (dikukus). Proses menjadi nasi memakan waktu kurang lebih 1 jam. Ngaronin aja bisa menelan waktu 45 menit, belum lagi harus berpindah panci. 

Hhehe rada nggak praktis juga sih, tapi orang tua saya lebih senang begitu. Katanya nasinya enak, legit, tidak cepat basi. Apalagi kalau berasnya yang bagus, aromanya langsung membangunkan selera makan. Nasinya  kalau mau digoreng,  pas, nggak lembek, nggak keras. Tapi kalau kita lagi meleng saat memasak, karena  keasyikan mengerjakan sesuatu atau tiba-tiba fokus kita berganti, siap-siap deh nasi bisa gosong saat diaronin atau air dalam panci habis kelamaan digodok sebelum nasi aron masuk. Heheh itu pengalaman yang sering kami alami, terutama saya yang suka sambil-sambilan kalau lagi ngerjain pekerjaan dapur. Tiba-tiba bau hangus menyergap dari arah dapur wkwkwk...

MC Mbak Novita Angie tengah memandu Pak Bondan meracik 3 menu nasi :Nasi Tutug Oncom, Nasi Ulam Betawi, dan Nasi Cakalang. Sumber foto : doc Phillips


Nah, ceritanya begitu tetangga nawarin rice cooker dengan kredit, apalagi disertai demo masak, jadilah ibu saya tergoda menggunakan rice cooker. Praktis banget. Ya iyalah beda jauh  dengan cara konvensional. Helooo... Tetapi seiring dengan kami menggunakan rice cooker, ibu saya pun sering mengeluh : rasa nasinya tidak enak, hambar, cepat basi, warna nasinya menguning, tidak merata matangnya, dan kering di bagian atasnya. 

Ibu saya pandai memasak masakan Indonesia, lidahnya sensitif banget kalau ada yang kurang. Dan, tersangkanya pasti menurut ibu saya adalah nasinya yang tidak enak hehhe. Ya juga sih, nasinya hambar. Malah tidak jarang aromanya tidak enak. Namun, dengan alasan kepraktisan waktu itu, kami tetap memilih rice cooker meski  berganti merek. Memang, kami membeli pada harga yang tidak mahal sih hehehe jadi nggak awet kali ya xiixxi jadi malu.



           Hasil racikan nasi Pak Bondan Winarno. Nasi ini langsung diambil dari rice cooker Philips.

 Ya sudah, daripada nikmat makan jadi berkurang karena nasi yang tidak enak, kami memutuskan sementara waktu tidak memakai rice cooker sampai menemukan rice cooker yang bagusApalagi begitu tahu warna nasi menguning yang disebabkan tergoresnya lapisan bawah anti lengket rice cooker itu ternyata berbahaya karena mengandung karsinogenik, hmm praktis kami off pakai rice cooker. Memang cara konvensional sekali lagi nggak praktis, tetapi demi nasi enak dan sehat, kami rela deh :).

Rice Cooker Philips, Solusi Memasak Nasi Enak dan Sehat


Sajian nasi dari berbagai daerah di Festival Nasi Indonesia

Philips menelurkan rice cooker ? wahhh jadi penasaran ketika ada undangan dari Kumpulan Emak Blogger untuk menghadiri peluncuran rice cooker Philips #PhilipsRiceCooker yang bertema  festival nasi Indonesia di The Hall Senayan City (Rabu, 30 September 2015). Kebetulan, saya sedang mencari-cari rice cooker yang bagus. Repot juga harus mengaronkan nasi dulu. Waktu lebih lama, dan  lumayan boros gas hehhe.

Soal kualitas, Philips memang juaranya sih. Bukan iklan nih, tetapi emang bener. Harga tidak bisa dibohongi. Philips memegang kepercayaan itu pada konsumennya. Harga sebanding dengan kualitas yang diberikan. Di rumah, seluruh lampu menggunakan Philips, setrikaan, blender dan sekarang kipas angin. Awet. Dan, kayaknya mau coba juga rice cooker Philips begitu mendengarkan presentasi. 



Dalam acara tersebut dihadirkan pula pakar kuliner kenamaan negeri ini, Pak Bondan Winarno  ikutan bertestimoni tentang memasak nasi dengan rice cooker Philips. Menurutnya, kualitas alat masak sangat penting. Pengaruhnya bukan hanya pada cita rasa, tetapi juga nutrisi dan kesehatan. Hmm benar banget Pak. Apalagi sekarang  virus pemicu kanker (karsinogen) banyak disebabkan dari alat memasak. Nggak bisa sembarangan asal murah saja. 




Menariknya lagi, sebelum diluncurkan #PhilipsRiceCooker ini, Philips sudah melakukan riset dan survey mendalam tentang pandangan dan sesungguhnya rice cooker yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Diantaranya, penginnya orang kita rasa nasi itu harus enak dan pulen, memasak nasi cukup 1 x sehari biar nggak repot,  dan saat disantap dalam keadaan hangat. Makanya, fungsi penghangat nasi berperan penting menambah selera makan,  rice cookernya tahan lama masa penggunaannya, ya  sekitar 2-3 tahun, desainnya menarik dan nyaman digunakan, dan volume tampungnya besar bisa mencakup 4-6 anggota keluarga.  Jadi, benar-benar rice cooker besutan Philips kali ini "kekinian" banget kalau kata anak muda sekarang. 

Rice cooker memang bukan lagi gaya hidup, melainkan kebutuhan hidup masyarakat Indonesia yang notabene memakan nasi. "Kami melihat bahwa lebih dari 240 juta orang Indonesia makan nasi. Maka dari itu, mereka juga pasti membutuhkan alat yang bisa mendukung penuh untuk menanak nasi sehat dengan kualitas terbaik dan sering," begitu kata Jesper Westering, General Manager Philips Personal Health Indonesia.

Berdasarkan riset kebutuhan masyarakat Indonesia, ada 3 tipe #PhilipsRiceCooker yang diluncurkan yaitu :

  1. Philips Viva  Collection Rice Cooker HD3128 (Premium+)
  2. Philips Daily Collection Rice Cooker HD3127 (Premium)
  3. Philips Daily Collection Rice Cooker

Ketiganya merupakan produk unggulan dengan  desain yang minimalis dan elegan, cocok dipadupadankan dengan interior dapur masa kini. Daya tahannya pun mampu memberikan kehangatan serta mempertahankan kondisi dan kualitas nasi tetap enak dimakan dalam waktu 48 jam. Watt pun tidak begitu besar, standar rice cooker yaitu 400 watt.








Apa saja keunggulannya lainnya ?

Yuk kita bahas satu-satu keunggulan #PhilipsRiceCooker dari hasil menyimak persentasi kemarin.

#PhilipsRiceCooker Tipe HD3128

  • Keunggulan nyata terlihat dari inovasi lapisan ProCeramic yaitu lapisan kunci bagian dalam, telah diuji 3 kali lebih kuat dari panci biasa (produk kompetitor). Lapisan ini bisa tahan sampai 3.500 kali goresan. Sedangkan rice cooker yang banyak beredar sekarang, baru mampu menahan sekitar 700 goresan. Makanya nggak heran, kalau banyak produk rice cooker yang mudah rusak, dengan masa penggunaan nggak sampai satu tahun. Hmmm..hitungannya jadi boros ya.
  • Tutupnya mudah dilepas sehingga mudah dalam pembersihannya. Biasanya kan agak repot membersihkan tutup. Paling banter dilap-lap doang untuk membersihkan debu yang menempel
  • Lapisan stainless steelnya halus dan memang didesain untuk penggunaan jangka panjang. 
#PhilipsRiceCooker Tipe HD3127


  • Panci bagian dalamnya terdiri dari lima lapisan yang anti lengket dan anti gores. Lapisan ini bernama champagne gold base. Lapisan inilah yang mempengaruhi proses tanak nasi sehingga matang merata pada setiap butirnya,  pulen, terasa enak dan tetap hangat setiap saat. 


Oya ngomong-ngomong soal pulen, Pak Bondan mengatakan pulen tidaknya nasi selain tergantung jenis beras juga penanganannya saat akan memasak. Untuk beras merah yang notabene teksturnya keras, supaya pulen, harus dicampur dengan beras putih dengan perbandingan 2:1. Pahami juga jenis berasnya. Ada yang butuh air banyak, ada pula yang sedikit. Terlebih dimasak dengan rice cooker Philips yang mampu memberikan kematangan merata, nasi jadi semakin enak dan legit rasanya. Jika ingin digoreng pun, tak perlu didinginkan dulu, bisa langsung dimasak nasi goreng.

  • Tutupnya mudah dilepas untuk dibersihkan dari busa dan luapan selama proses pemasakan.

#PhilipsRiceCooker HD3118 (basic)

Ini juga siap menjadi andalan dapur loh. Kekuatannya sama dengan tipe HD3127 karena adanya lima lapisan anti lengket dan anti gores yang juga mampu menghantarkan panas secara merata sehingga melumatkan setiap butiran nasi. Mudah dibersihkan, pegangannya anti panas, dan kapasitasnya ekstra besar.

Nah sekarang soal harga nih. Melihat 3 kekuatan tipe tersebut, rasanya tidak ada kata mahal. Ada harga, ada kualitas. Bahkan, kalau dikalkukasi secara cermat, jatuhnya malah lebih hemat karena masa penggunaan yang lebih lama, dan menjamin cita rasa serta pengkondisian nutrisi yang tetap terjaga maksimal. Menurut Maria Simanjuntak, Marketing Manager Domestic Appliances Philips Personal Health Indonesia, harga ketiga #PhilipsRiceCooker ini bervariasi tergantung dari pasarnya, berkisar Rp 500 ribu - Rp 700 ribu. Jadi, bisa saja Anda mendapatkan harga rice cooker lebih murah jika belanjanya di pasar tradisional dibanding pasar moderen. Kalau begitu, perlu hunting nih supaya dapat harga spesial. Semoga aja ada diskon pas lagi belanja. Hadehhh, dasar emak-emak diskonan. 


Untuk lebih lengkapnya, teman-teman bisa kunjungi webnya di http: //Philips.to/NewRiceCooker atau deket-deketan dengan sosmednya di facebook dan twitternya @philips_IDhttps://twitter.com/Philips_ID, siapa tahu ada diskon khusus atau program-program menarik mendapatkan rice cooker pintar ini. Hehehe semoga ya ;)




Blogger Ngerusuh di Dapur Baba Rafi Online

Kebab Baba Rafi memang fenomenal. Bagaimana tidak, kebab yang notabene dari makanan Turki, kini melanglang buana justru oleh orang Indonesia. Kebabnya boleh dari Turki, tapi soal rasa, 100 persen rasa lidah Indonesia. Cita rasanya pun terus dimodifikasi sesuai dengan selera dan cita rasa masyarakat di suatu tempat. 

Kreatif dan inovatif, memang menjadi deru nafas  pasangan suami istri asal Surabaya  Hendy Setiono dan Nilam Sari ini sehingga bisnisnya tetap eksis. Ketekunan, kesabaran dan optimisme yang mendahaga menjadi modal yang selalu dipupuk sehingga menjadi etos yang membudaya yang terus mengalirkan energi sukses. Bukan hanya kesuksesan bagi dirinya, sekaligus juga seluruh jaringan bisnis waralabanya.






Jangan tanya soal keringat dan pengorbanan, hheh pastinya bukan lagi membasah, tetapi  sudah membanjir mengiringi ikhtiar yang tak kenal rumus berhenti selama nyawa masih dikandung badan. "Kita sudah memulai, apapun yang terjadi, harus terus berjalan," itu cuplikan kata dari Mbak Nilam Sari yang masih terngiang di telingaku. Berani mencoba, dan terus bergerak...

Sejak 2003 Mas Hendy Setiono memulai usaha Kebab yang kemudian dikembangkan dengan sistem waralaba pada tahun 2005, kini Baba Rafi telah memiliki lebih dari 1200 outlet yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia dan manca negara, diantaranya Malaysia, Filipina, Singapura dan baru saja merambahi Netherland. Wuihh..





Baba Rafi juga semakin variatif merespon kebutuhan, selera dan gaya hidup masyarakat terkini.  Salah satu inovasi kekinian adalah diciptakannya frozen kebab untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin serba praktis, tidak mau repot, tetapi tetap ingin hidup sehat dengan asupan makanan bergizi. Tanggal 23 April 2015, frozen kebab diluncurkan, bersamaan dengan dengan peluncuran marketplace belanja kuliner online,  Baba Rafi Online (www.babarafionline.com). Jadi, kalau lagi kepingin kebab, nggak usah repot lagi cari outletnya. Tinggal buka saja www.babarafionline.com. Dan, langsung transaksi. Pilihannya juga beragam, karena Babarafionline, memang diinovasikan menjadi pusat belanja kuliner online nusantara. 



Ngerusuh di Dapur Baba Rafi Online










Kamis, 17 September 2015, sebanyak 22 blogger yang tergabung dalam 3 komunitas yaitu BloggerCrony, Kumpulan Emak Blogger, dan Indonesia Food Blogger, Alhamdulillah bisa Ngerusuhin dapurnya Baba Rafi di Graha Baba Rafi di Jl. RS Fatmawati No. 33 Pondok Labu, Jakarta Selatan. Ngerusuh-Ngerumpi Usaha Kuliner Kebab Baba Rafi, begitu tema kumpul blogger kali ini,memang benar-benar bikin rusuh segedung heheh.

Setengah hari kami berkeliling menyaksikan langsung proses bagaimana sehari-hari aktivitas pelayanan di kantor Kebab BabaRafi, melihat gudang penyimpanan frozen kebab dan makanan frozen (beku) lainnya, penggilingan daging asap,  beramah tamah dengan Mbak Nilam Sari dan Mas Hendy Setiono yang bongkar-bongkar kisah perjalanannya membangun usaha kebab sampai lomba meracik kebab dan live report instagram.





Hehhe ternyata tidak mudah juga loh meracik kebab. Terlihat mudah, tetapi begitu dipraktekan, lumayan bikin ribet hehe. Sementara, SOP pembuatan kebab itu waktunya cuma 3 menit harus sudah tersaji agar pembeli tidak menunggu lama. Meski sudah diajarkan meracik kebab  oleh mas-mas Kebabnya, rupanya masih susah juga untuk mencapai waktu 3 menit. Perlu magang di Baba Rafi kayaknya supaya expert :). 

Blogger-blogger yang berhasil meracik Kebab sesuai penilain juri adalah Mbak Fie Andini, Mbak Lita Chan, dan Mbak Widya. Sedangkan untuk live report instagramnya diraih oleh Mbak Risalah Husna, Mbak Anisa, dan Mbak Deas (Nyirocker). Lumayan nih pemenang mendapatkan voucher belanja produk Baba Rafi Online senilai masing-masing @200 ribu. Langsung belanja deh :)










Oya bagi kamu yang tertarik untuk berwaralaba dengan Baba Rafi, banyak pilihan paketnya. 

  1. Untuk Agen Babarafi Online (www.babarafionline.com), modalnya cuma Rp 2,5 juta. Sudah mendapatkan produk senilai 1,5 juta, dan akan dibantu untuk pendampingan dan promosi di jaringan Baba Rafi Online. Cocok nih untuk ibu rumah tangga atau karyawan ingin punya bisnis sampingan menguntungkan.
  2. Untuk Outlet standar investasinya Rp 75 juta - Rp 90 juta (termasuk outlet, tidak temasuk sewa lokasi). Pay back-nya kalau konsisten rata-rata per hari omsetnya mencapai Rp 650 ribu, maka dalam waktu 1,3 tahun sudah bisa kembali modal.
  3. Kemudian, ada juga yang investasinya Rp 200 juta. Rata-rata payback waralaba Baba Rafi antara 1,5 - 2 tahun.


Pengelolaan usahanya terpusat melalui sistem bagi hasil 50:50 antara franchisee dan franchisor selama 5 tahun. Untuk kualitas, semua bahan baku di-supply  dari dapurnya Baba Rafi, termasuk juga training berkala,promosi, hotline service, software keuangan, dan kontrol audit. Bagi pebisnis pemula, sistem waralaba memberikan jaminan rasa aman. Maklum, biasanya pebisnis pemula tak ingin terlalu berisiko terhadap modal yang sudah diinvestasikan. Daripada membabat belantara bisnis yang belum tentu "ketemu jalan", lebih nyaman dengan join waralaba.

Sistemnya sudah ada, tinggal menjalankannya, jaringan dan promosinya lebih luas, training karyawan sampai manajemen pengembangannya pun terkonsep rapi. Franchisee  tinggal menjalankan sesuai SOP yang disepakati. 

Yang terpenting, agar bisnis berjalan dengan sukses sesuai harapan, tetap harus konsisten dan disiplin. Tidak mentang-mentang bisnis sendiri, kerja semaunya. Begitu kita sudah memantapkan untuk berbisnis, justru harus kerja lebih keras dibanding jadi karyawan perusahaan. Semangat enterpreneur dan pantang menyerah inilah yang digelorakan Mbak Nilam Sari dan Mas Hendy Setiono saat berbincang santai dengan rekan-rekan blogger. Wahh jadi terbakar ya semangatnya untuk berbisnis.






 Apalagi ada paket agen Baba Rafi Online yang murah meriah. Cuma 2,5 juta di awal. Selanjutnya tergantung pembelian paketnya. Untungnya pun lumayan bikin tersenyum, bisa 20-30 persen dari tiap produk Babarafionline. Modalnya kulkas dua pintu dengan freezer yang masih on dinginnya.  Ibu-ibu rumah tangga bisa menjualnya dengan sistem arisan atau bikin gathering santai. Pokoknya kalau ditekuni, ide-ide kreatif bakal mengalir deras. 

Ga hanya menjadi agen Baba Rafi Online, kamu yang punya produk kuliner enak dan bergizi, bisa bekerja sama dengan Baba Rafi Online sebagai mitra. 


Pengumuman Lomba Review Baba Rafi Online


Selama Ngerusuh, rekan-rekan blogger ditantang mengikuti berbagai kompetisi secara live. Setelah Ngerusuh pun kami mem-PR-kan rekan-rekan blogger untuk berpartisipasi mengikuti lomba review bertema bisnis kuliner menguntungkan Baba Rafi Online.

Terima kasih ya rekan-rekan blogger yang sudah datang dan menulis reviewnya. Dari total 22 blogger yang datang, tercatat ada 20 postingan. Tim juri Baba Rafi memilih 5 orang dengan review terbaik untuk mendapatkan voucher belanja produk Baba Rafi Online senilai @300 ribu. Kelima pemenang yang terpilih adalah :




Selamat kepada seluruh pemenang. Bagi yang belum berkesempatan, Insya Allah kami akan menggelar event lagi dengan hadiah voucher Baba Rafi Online. Pantengin ya infonya ;).

Untuk teknis penukaran vouchernya akan saya email ke masing-masing pemenang kode vouchernya.

Sampai ketemu pada event berikutnya.